Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat rata-rata penggunaan rawat inap rumah sakit mingguan di Sumatera Barat sebesar 2,17 pasien, update data per Rabu, 31 Agustus 2022. Angka ini lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional yang saat ini sebesar 1,69 pasien per 100 ribu penduduk/minggu.
(Baca: 10 Kabupaten/Kota dengan Vaksinasi Lengkap Tertinggi Nasional (Rabu, 31 Agustus 2022))
Kota solok berada di urutan pertama dengan penggunaan rawat inap rumah sakit mingguan terbanyak sebesar 3,96 pasien per 100 ribu penduduk/minggu. Kondisi penggunaan rawat inap rumah sakit mingguan di kota ini terlihat belum membaik karena terjadi peningkatan dibandingkan pekan sebelumnya yang tercatat 1,32 pasien per 100 ribu penduduk/minggu.
Kondisi yang sama terjadi di kota Padang yang mencatatkan penggunaan rawat inap rumah sakit mingguan sebesar 3,61 pasien per 100 ribu penduduk/minggu. Di kota ini, penggunaan rawat inap rumah sakit mingguan juga terlihat lebih tinggi dibandingkan pekan sebelumnya yang baru 2,41 pasien per 100 ribu penduduk/minggu. Di urutan berikutnya kota Padang Panjang. Kota di provinsi Sumatera Barat ini mencatatkan penggunaan rawat inap rumah sakit mingguan sebesar 3,55 pasien per 100 ribu penduduk/minggu
(Baca: Daftar Kabupaten/Kota dengan Penggunaan Rawat Inap Aglomerasi Mingguan Terbanyak di Bali (Rabu, 31 Agustus 2022))
Kota Bukittinggi dan kota Payakumbuh berada di posisi selanjutnya dengan catatan penggunaan rawat inap rumah sakit mingguan sebesar 2,88 pasien per 100 ribu penduduk/minggu dan 0,7 pasien per 100 ribu penduduk/minggu.
Secara nasional, rata-rata penggunaan rawat inap rumah sakit mingguan di 34 provinsi saat ini mulai terlihat turun dibandingkan kondisi seminggu yang lalu yang baru di angka dua pasien per 100 ribu penduduk/minggu.