Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penduduk miskin di Kabupaten Batang Hari, Jambi pada semester akhir 2025 sebesar 22830 jiwa. Dibandingkan rata-rata tiga semester sebelumnya (2022-2024) yang mencapai 26453 jiwa, nilai ini menunjukkan penurunan signifikan. Sementara rata-rata lima semester terakhir (2021-2025) sebesar 25746 jiwa, kondisi semester akhir 2025 juga berada di bawah rata-rata tersebut. Sejak 1999, pertumbuhan jumlah penduduk miskin mengalami fluktuasi dengan kenaikan tertinggi terjadi pada 2010 sebesar 7.89% dan penurunan terbesar pada 2008 turun 29.91%. Pada semester akhir 2025, pertumbuhan turun sedikit turun 3.83% dibanding semester sebelumnya. Ranking Kabupaten Batang Hari di pulau Sumatera pada 2025 adalah 83, naik empat peringkat dari semester 2024, sedangkan ranking se-Indonesia adalah 289, naik empat peringkat dari tahun sebelumnya.
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan di Riau 2015 - 2024)
Kabupaten Enrekang, Sulawesi
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penduduk miskin di Kabupaten Enrekang, Sulawesi pada semester terakhir sebesar 23090 jiwa, dengan pertumbuhan turun 4.03% dibanding semester sebelumnya. Rata-rata nilai semester terakhir tiga tahun sebelumnya di daerah ini mencapai 24643 jiwa, menunjukkan penurunan yang konsisten dibanding kondisi saat ini. Ranking Kabupaten Enrekang di pulau Sulawesi adalah 30, sedangkan ranking se-Indonesia adalah 286. Dibandingkan dengan Kabupaten Batang Hari, Jambi, nilai jumlah penduduk miskin di Kabupaten Enrekang sedikit lebih tinggi, namun pertumbuhan penurunan lebih besar dibandingkan daerah Jambi. Nilai dua semester sebelumnya di Kabupaten Enrekang sebesar 26970 jiwa, yang menunjukkan bahwa selama dua semester terakhir terjadi penurunan yang signifikan sebesar 3880 jiwa. Perkembangan ini menunjukkan bahwa upaya penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Enrekang telah memberikan hasil yang cukup positif dalam beberapa semester terakhir.
Kabupaten Sanggau, Kalimantan
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penduduk miskin di Kabupaten Sanggau, Kalimantan pada semester terakhir sebesar 22930 jiwa, dengan pertumbuhan turun 0.39% dibanding semester sebelumnya. Rata-rata nilai semester terakhir tiga tahun sebelumnya di daerah ini mencapai 23177 jiwa, yang menunjukkan bahwa penurunan jumlah penduduk miskin di daerah ini berlangsung sangat lambat. Ranking Kabupaten Sanggau di pulau Kalimantan adalah 14, sedangkan ranking se-Indonesia adalah 287. Dibandingkan dengan Kabupaten Batang Hari, Jambi, nilai jumlah penduduk miskin di Kabupaten Sanggau sedikit lebih tinggi, namun pertumbuhan penurunan jauh lebih kecil dibandingkan daerah Jambi. Nilai dua semester sebelumnya di Kabupaten Sanggau sebesar 23340 jiwa, yang menunjukkan bahwa selama dua semester terakhir terjadi penurunan sedikit sebesar 410 jiwa. Perkembangan ini menunjukkan bahwa upaya penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Sanggau masih perlu diperkuat untuk mencapai penurunan yang lebih signifikan.
Kabupaten Mamasa, Sulawesi
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penduduk miskin di Kabupaten Mamasa, Sulawesi pada semester terakhir sebesar 22870 jiwa, dengan pertumbuhan turun 3.13% dibanding semester sebelumnya. Rata-rata nilai semester terakhir tiga tahun sebelumnya di daerah ini mencapai 23483 jiwa, menunjukkan penurunan yang konsisten dibanding kondisi saat ini. Ranking Kabupaten Mamasa di pulau Sulawesi adalah 31, sedangkan ranking se-Indonesia adalah 288. Dibandingkan dengan Kabupaten Batang Hari, Jambi, nilai jumlah penduduk miskin di Kabupaten Mamasa sedikit lebih tinggi, namun pertumbuhan penurunan lebih kecil dibandingkan daerah Jambi. Nilai dua semester sebelumnya di Kabupaten Mamasa sebesar 23580 jiwa, yang menunjukkan bahwa selama dua semester terakhir terjadi penurunan sebesar 710 jiwa. Perkembangan ini menunjukkan bahwa upaya penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Mamasa telah memberikan hasil yang cukup positif, meskipun masih perlu diperkuat untuk mencapai penurunan yang lebih besar.
(Baca: Persentase Penduduk Miskin Periode 2013-2025)
Kabupaten Sumba Tengah, Nusa Tenggara dan Bali
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penduduk miskin di Kabupaten Sumba Tengah, Nusa Tenggara dan Bali pada semester terakhir sebesar 22810 jiwa, dengan pertumbuhan turun 4.2% dibanding semester sebelumnya. Rata-rata nilai semester terakhir tiga tahun sebelumnya di daerah ini mencapai 23517 jiwa, menunjukkan penurunan yang signifikan dibanding kondisi saat ini. Ranking Kabupaten Sumba Tengah di pulau Nusa Tenggara dan Bali adalah 31, sedangkan ranking se-Indonesia adalah 290. Dibandingkan dengan Kabupaten Batang Hari, Jambi, nilai jumlah penduduk miskin di Kabupaten Sumba Tengah sedikit lebih rendah, namun pertumbuhan penurunan lebih besar dibandingkan daerah Jambi. Nilai dua semester sebelumnya di Kabupaten Sumba Tengah sebesar 24240 jiwa, yang menunjukkan bahwa selama dua semester terakhir terjadi penurunan sebesar 1430 jiwa. Perkembangan ini menunjukkan bahwa upaya penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Sumba Tengah telah memberikan hasil yang cukup positif dalam beberapa semester terakhir.
Kabupaten Kuantan Singingi, Sumatera
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penduduk miskin di Kabupaten Kuantan Singingi, Sumatera pada semester terakhir sebesar 22680 jiwa, dengan pertumbuhan turun 11.27% dibanding semester sebelumnya. Rata-rata nilai semester terakhir tiga tahun sebelumnya di daerah ini mencapai 25200 jiwa, menunjukkan penurunan yang sangat signifikan dibanding kondisi saat ini. Ranking Kabupaten Kuantan Singingi di pulau Sumatera adalah 84, sedangkan ranking se-Indonesia adalah 291. Dibandingkan dengan Kabupaten Batang Hari, Jambi, nilai jumlah penduduk miskin di Kabupaten Kuantan Singingi sedikit lebih rendah, dan pertumbuhan penurunan jauh lebih besar dibandingkan daerah Jambi. Nilai dua semester sebelumnya di Kabupaten Kuantan Singingi sebesar 26100 jiwa, yang menunjukkan bahwa selama dua semester terakhir terjadi penurunan sebesar 3420 jiwa. Perkembangan ini menunjukkan bahwa upaya penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Kuantan Singingi telah memberikan hasil yang sangat positif dalam beberapa semester terakhir.
Kabupaten Aceh Tenggara, Sumatera
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penduduk miskin di Kabupaten Aceh Tenggara, Sumatera pada semester terakhir sebesar 22520 jiwa, dengan pertumbuhan turun 17.45% dibanding semester sebelumnya. Rata-rata nilai semester terakhir tiga tahun sebelumnya di daerah ini mencapai 25927 jiwa, menunjukkan penurunan yang sangat signifikan dibanding kondisi saat ini. Ranking Kabupaten Aceh Tenggara di pulau Sumatera adalah 85, sedangkan ranking se-Indonesia adalah 292. Dibandingkan dengan Kabupaten Batang Hari, Jambi, nilai jumlah penduduk miskin di Kabupaten Aceh Tenggara sedikit lebih rendah, dan pertumbuhan penurunan jauh lebih besar dibandingkan daerah Jambi. Nilai dua semester sebelumnya di Kabupaten Aceh Tenggara sebesar 27960 jiwa, yang menunjukkan bahwa selama dua semester terakhir terjadi penurunan sebesar 5440 jiwa. Perkembangan ini menunjukkan bahwa upaya penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Aceh Tenggara telah memberikan hasil yang sangat positif dalam beberapa semester terakhir, dengan penurunan jumlah penduduk miskin yang cukup besar dalam waktu singkat.