Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penginapan/hostel di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara pada tahun 2024 sebanyak 91 unit. Angka ini menunjukkan penurunan turun 41.29% dibandingkan tahun sebelumnya (155 unit). Secara historis, jumlah penginapan di Simalungun cenderung fluktuatif. Pada tahun 2014 tercatat 57 unit, kemudian meningkat menjadi 71 unit pada tahun 2020, dan mencapai puncaknya di 155 unit pada tahun 2021. Namun, terjadi penurunan signifikan di tahun 2024.
Jika dibandingkan dengan rata-rata 3 tahun terakhir (2019-2021) yaitu 100.3 unit, jumlah penginapan pada tahun 2024 lebih rendah. Bahkan jika dibandingkan dengan rata-rata 5 tahun terakhir (2018-2021, 2024) yaitu 99 unit, jumlah tahun 2024 tetap lebih rendah. Penurunan ini cukup signifikan, mengingat pertumbuhan tertinggi dalam 5 tahun terakhir terjadi pada tahun 2021, dengan pertumbuhan mencapai 106.67%.
(Baca: Jumlah Penduduk di Sumatera Selatan | 2024)
Secara ranking di Pulau Sumatera, Kabupaten Simalungun berada di peringkat 23 pada tahun 2024. Peringkat ini lebih rendah dibandingkan tahun 2021, dimana Simalungun berada di peringkat 10. Secara nasional, Simalungun berada di peringkat 104. Data ini menunjukkan bahwa kinerja Simalungun dalam hal jumlah penginapan relatif kurang baik dibandingkan kabupaten/kota lain di Sumatera maupun di Indonesia.
Kenaikan tertinggi jumlah penginapan di Simalungun dalam data historis terjadi pada tahun 2021, dengan peningkatan 80 unit dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara penurunan terendah terjadi pada tahun 2018, dengan penurunan 14 unit. Anomali terjadi pada tahun 2024, dengan penurunan drastis sebesar 64 unit dibandingkan tahun sebelumnya.
Penurunan jumlah penginapan di Simalungun pada tahun 2024 menjadi perhatian. Dibandingkan dengan 5 tahun terakhir, pertumbuhan jumlah penginapan Kabupaten Simalungun mengalami penurunan. Perlu adanya penelitian lebih lanjut untuk mengetahui penyebab penurunan ini.
Kabupaten Pekalongan
Kabupaten Pekalongan menempati urutan ke-45 di Pulau Jawa dalam hal jumlah penginapan. Jumlah penginapan di wilayah ini mencapai 93 unit. Kabupaten ini mencatatkan pertumbuhan yang signifikan, mencapai 93.75%, dari tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini menunjukkan perkembangan positif dalam sektor akomodasi di Kabupaten Pekalongan. Dibandingkan dengan rata-rata pertumbuhan di pulau Jawa, Kabupaten Pekalongan menunjukkan kinerja yang sangat baik. Secara nasional, Kabupaten Pekalongan berada di peringkat 101.
(Baca: Nilai Ekspor di Sumatera Selatan | 2024)
Kota Palangkaraya
Kota Palangkaraya berada di peringkat ke-8 di Pulau Kalimantan. Kota ini memiliki 91 unit penginapan dengan pertumbuhan sebesar 8.33%. Peningkatan ini menunjukkan adanya perkembangan, meski tidak sebesar beberapa wilayah lainnya. Walaupun demikian, Kota Palangkaraya tetap menjadi salah satu wilayah dengan jumlah penginapan yang cukup signifikan di Kalimantan. Peringkat nasional Kota Palangkaraya sama dengan Kabupaten Simalungun, yaitu 104.
Kabupaten Pacitan
Kabupaten Pacitan berada di urutan ke-46 di Pulau Jawa. Jumlah penginapan di Pacitan sama dengan Kota Palangkaraya, yaitu 91 unit. Pertumbuhan di wilayah ini mencapai 22.97%. Hal ini menunjukkan bahwa Kabupaten Pacitan terus berupaya meningkatkan sektor pariwisata dan akomodasi. Meskipun peringkatnya tidak terlalu tinggi, pertumbuhan ini memberikan indikasi positif untuk masa depan. Kabupaten Pacitan memiliki peringkat nasional yang sama dengan dua wilayah sebelumnya, yaitu 104.
Kota Ambon
Kota Ambon berada di posisi ke-2 di Pulau Maluku, menunjukkan posisinya yang menonjol dalam sektor penginapan di wilayah tersebut. Terdapat 91 unit penginapan di kota ini, dengan pertumbuhan 9.64%. Pertumbuhan ini menunjukkan bahwa Kota Ambon tetap menjadi pusat perhatian bagi wisatawan. Dengan infrastruktur dan fasilitas yang memadai, Kota Ambon terus berupaya untuk menarik lebih banyak pengunjung. Sama seperti wilayah sebelumnya, Kota Ambon memiliki peringkat nasional 104.
Kota Pekanbaru
Kota Pekanbaru berada di peringkat ke-23 di Pulau Sumatera. Kota ini memiliki 91 unit penginapan, dengan pertumbuhan yang signifikan sebesar 37.88%. Pertumbuhan ini menunjukkan bahwa Kota Pekanbaru memiliki potensi besar dalam sektor pariwisata. Dengan berbagai atraksi dan fasilitas yang ditawarkan, Kota Pekanbaru terus berupaya untuk meningkatkan daya tariknya bagi wisatawan domestik maupun internasional. Secara nasional, peringkatnya 104.
Kabupaten Serang
Kabupaten Serang menempati posisi ke-46 di Pulau Jawa. Jumlah penginapan di Kabupaten Serang sebanyak 91 unit. Pertumbuhan di wilayah ini sedikit, yaitu 1.11%. Kabupaten Serang terus berupaya untuk meningkatkan sektor akomodasi. Meskipun pertumbuhan tidak terlalu besar, Kabupaten Serang tetap memiliki potensi untuk mengembangkan sektor pariwisata dan menarik lebih banyak wisatawan. Secara nasional, Kabupaten Serang memiliki peringkat 104.