Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data triwulanan PDRB ADHK Sektor Jasa Pendidikan Provinsi Bali sampai dengan kuartal I 2026 sebesar 2454,14 Rp miliar. Selama periode pengamatan sejak kuartal I 2010, nilai ini menunjukkan tren kenaikan secara konsisten dengan total peningkatan mencapai 165,68% selama 16 tahun. Pada kuartal terakhir, tercatat penurunan sedikit sebesar 3,22% dibandingkan kuartal IV 2025, namun nilai masih berada di atas rata-rata historis seluruh periode yang mencapai 1899,04 Rp miliar.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kota Bekasi | 2004 - 2025)
Selama 65 periode pengamatan, terjadi 43 kali periode kenaikan nilai dan 21 kali periode penurunan, tanpa ada periode stagnan. Kenaikan tertinggi sebesar 20,35% tercatat pada kuartal II 2010, sedangkan penurunan terbesar sebesar 13,63% terjadi pada kuartal I 2023. Rata-rata pertumbuhan 3 kuartal terakhir tercatat negatif turun 0,38%, lebih buruk dibandingkan rata-rata 5 kuartal terakhir yang masih mencatatkan pertumbuhan positif sebesar 1,02%.
Sepanjang seluruh periode historis, Provinsi Bali secara konsisten menempati peringkat pertama tertinggi nilai PDRB Jasa Pendidikan di wilayah Pulau Nusa Tenggara dan Bali. Secara nasional, posisi Bali pada kuartal terakhir berada di peringkat 10 nasional. Nilai tertinggi yang pernah dicapai Bali terjadi pada kuartal IV 2025 sebesar 2535,69 Rp miliar, sebelum mengalami penurunan sedikit pada kuartal berikutnya.
Sumatera Utara
Sumatera Utara menempati peringkat pertama wilayah pulau Sumatera dan peringkat 7 nasional untuk nilai PDRB Jasa Pendidikan pada periode yang sama, dengan nilai kuartal terakhir sebesar 3658,54 Rp miliar. Wilayah ini mencatatkan pertumbuhan sedikit positif sebesar 0,91% dibandingkan kuartal sebelumnya, menjadikannya satu-satunya wilayah dalam daftar perbandingan yang masih mencatatkan pertumbuhan positif pada periode tersebut. Nilai ini 49% lebih tinggi dibandingkan nilai PDRB Jasa Pendidikan Provinsi Bali pada kuartal yang sama.
DI Yogyakarta
DI Yogyakarta tercatat menempati peringkat 6 wilayah pulau Jawa dan peringkat 8 nasional, dengan nilai kuartal terakhir sebesar 2957,56 Rp miliar. Wilayah ini mengalami penurunan sebesar 3,07% dibandingkan periode sebelumnya, dengan selisih penurunan mencapai 93,79 Rp miliar. Meskipun mengalami penurunan, nilai PDRB Jasa Pendidikan DI Yogyakarta masih 20,5% lebih tinggi dibandingkan nilai yang dicapai Provinsi Bali pada kuartal I 2026.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan di Sulawesi Utara 2025)
Sumatera Selatan
Sumatera Selatan menempati posisi peringkat kedua wilayah pulau Sumatera dan peringkat 9 nasional, dengan nilai kuartal terakhir sebesar 2641,66 Rp miliar. Wilayah ini mencatatkan penurunan sebesar 3,58% dibandingkan kuartal sebelumnya, dengan penurunan nilai mencapai 98,21 Rp miliar. Nilai ini hanya sekitar 7,6% lebih tinggi dibandingkan nilai PDRB Jasa Pendidikan Provinsi Bali pada periode yang sama, menunjukkan jarak nilai yang sangat dekat antar kedua provinsi tersebut.
Kalimantan Timur
Kalimantan Timur tercatat menempati peringkat pertama wilayah pulau Kalimantan dan peringkat 11 nasional, dengan nilai kuartal terakhir sebesar 2377,51 Rp miliar. Wilayah ini mengalami penurunan sedikit sebesar 0,78% dibandingkan kuartal sebelumnya, dengan selisih penurunan sebesar 18,59 Rp miliar. Nilai PDRB Jasa Pendidikan Kalimantan Timur ini 3,1% lebih rendah dibandingkan nilai yang dicatatkan Provinsi Bali pada kuartal I 2026.
Sumatera Barat
Sumatera Barat menempati posisi peringkat ketiga wilayah pulau Sumatera dan peringkat 12 nasional, dengan nilai kuartal terakhir sebesar 2198,78 Rp miliar. Wilayah ini justru mencatatkan pertumbuhan positif sebesar 4,83% dibandingkan kuartal sebelumnya, menjadikannya wilayah dengan pertumbuhan tertinggi dalam daftar perbandingan. Nilai ini 10,4% lebih rendah dibandingkan nilai PDRB Jasa Pendidikan Provinsi Bali pada periode pengamatan yang sama.
Lampung
Lampung tercatat menempati posisi peringkat keempat wilayah pulau Sumatera dan peringkat 13 nasional, dengan nilai kuartal terakhir sebesar 2025,72 Rp miliar. Wilayah ini mengalami penurunan sedikit sebesar 0,32% dibandingkan kuartal sebelumnya, dengan selisih penurunan sebesar 6,56 Rp miliar. Nilai PDRB Jasa Pendidikan Lampung ini 17,5% lebih rendah dibandingkan nilai yang dicapai Provinsi Bali pada kuartal I tahun 2026.