Jumlah Sekolah SMA di Papua Pegunungan 2018 - 2024

1
Agus Dwi Darmawan 21/04/2026 18:39 WIB
Image Loader
Memuat...
Jumlah Sekolah SMA di Papua Pegunungan 2018 - 2024
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perkembangan jumlah sekolah SMA di Provinsi Papua Pegunungan menunjukkan peningkatan signifikan dalam dua tahun terakhir. Pada tahun 2023, jumlah sekolah SMA di provinsi ini hanya 62 unit, dan naik menjadi 68 unit pada tahun 2024, mengalami penambahan sebanyak 6 unit. Dari data historis, data lengkap mulai tersedia pada tahun 2023, di mana pada tahun tersebut jumlah penduduk usia sekolah 16-18 tahun mencapai 46.950 jiwa dengan peringkat nasional ke-34, sementara jumlah sekolah SMA berada di peringkat nasional ke-36. Pada tahun 2024, peringkat jumlah sekolah SMA naik satu tingkat menjadi ke-35 nasional, meskipun data penduduk usia sekolah tahun ini belum tersedia.

(Baca: NPL Bank Umum Lapangan Usaha Pertambangan dan Penggalian Periode 2015-2025)

Pada tahun 2024, sebagian besar sekolah SMA di Papua Pegunungan masih merupakan SMA Negeri, dengan jumlah 47 unit yang mengalami peningkatan 6,8% dibandingkan tahun 2023 yang hanya 44 unit. Sementara itu, SMA Swasta memiliki jumlah 21 unit, tumbuh sebesar 16,7% dari tahun sebelumnya yang 18 unit. Secara persentase, SMA Negeri mendominasi dengan sekitar 69,1% dari total sekolah SMA, sedangkan SMA Swasta menyumbang sekitar 30,9% dari totalnya. Meskipun jumlahnya lebih sedikit, pertumbuhan SMA Swasta lebih cepat dibandingkan SMA Negeri.

Jumlah siswa SMA di Papua Pegunungan juga mengalami peningkatan pada tahun 2024, mencapai 14.893 jiwa dengan pertumbuhan 7,6% dari tahun 2023 yang 13.843 jiwa. Sebagian besar siswa bersekolah di SMA Negeri, yaitu 10.860 jiwa (naik 9,2% dari tahun sebelumnya), sedangkan siswa SMA Swasta sebanyak 4.033 jiwa (naik 3,4%). Jika dibandingkan dengan jumlah penduduk usia sekolah 16-18 tahun pada tahun 2023 yang 46.950 jiwa, masih terdapat celah antara jumlah anak usia sekolah dengan jumlah siswa yang terdaftar di SMA, menunjukkan potensi peningkatan akses pendidikan SMA di provinsi ini.

(Baca: Nilai Ujian Tes Terstandar Masuk ke SMA8 DEPOK 2025)

Data pendukung dari BPS juga menunjukkan peningkatan jumlah guru SMA secara keseluruhan pada tahun 2024, yaitu sebanyak 887 orang, naik 5,6% dari tahun 2023 yang 840 orang. Jumlah kepala sekolah dan guru SMA Negeri mencapai 652 orang dengan pertumbuhan 8,1% dari tahun sebelumnya, sedangkan jumlah yang bekerja di SMA Swasta sedikit menurun menjadi 235 orang (turun 0,8% dari 237 orang pada tahun 2023). Peningkatan tenaga pendidik di SMA Negeri sejalan dengan peningkatan jumlah sekolah dan siswa negeri, sementara penurunan di swasta menunjukkan kondisi yang perlu diperhatikan untuk mempertahankan kualitas pendidikan di sekolah swasta.

Data Populer

Loading...