Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat PDRB ADHB Sektor Jasa Perusahaan Provinsi Papua Selatan pada tahun 2024 mencapai Rp 302,75 miliar. Nilai ini menunjukkan pertumbuhan sebesar 10,05% atau meningkat Rp 27,65 miliar dibandingkan tahun 2023 yang tercatat sebesar Rp 275,1 miliar. Pertumbuhan ini menunjukkan perkembangan positif sektor jasa perusahaan di Papua Selatan.
PDRB Jasa Perusahaan Papua Selatan dalam dua tahun terakhir menunjukkan tren positif, namun data historis yang terbatas tidak memungkinkan untuk menganalisis fluktuasi dalam jangka panjang. Pertumbuhan 10,05% pada tahun 2024 mengindikasikan kinerja yang baik dibandingkan tahun sebelumnya.
(Baca: PDRB ADHB di Kabupaten Pegunungan Bintang Menurut Sektor pada 2024)
Secara regional, pada tahun 2024, PDRB Jasa Perusahaan Papua Selatan menduduki peringkat ke-3 di antara pulau-pulau lain. Peringkat ini sama dengan tahun sebelumnya. Secara nasional, Papua Selatan berada di peringkat ke-26, naik satu peringkat dari tahun sebelumnya.
Kenaikan tertinggi dalam data historis terjadi pada tahun 2024 dengan pertumbuhan 10,05%. Mengingat data historis yang terbatas, sulit untuk mengidentifikasi anomali atau membandingkan dengan rata-rata pertumbuhan dalam periode yang lebih panjang. Namun, pertumbuhan di tahun 2024 ini menunjukkan potensi sektor jasa perusahaan di Papua Selatan.
Pencapaian PDRB Jasa Perusahaan Papua Selatan pada tahun 2024, baik dari segi pertumbuhan maupun peningkatan peringkat secara nasional, menunjukkan perkembangan yang positif. Hal ini mengindikasikan bahwa sektor jasa perusahaan di provinsi ini memiliki potensi untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi yang signifikan terhadap perekonomian daerah.
Sulawesi Tenggara
Sulawesi Tenggara menempati peringkat yang cukup baik dibandingkan dengan beberapa provinsi lain dengan nilai PDRB Jasa Perusahaan sebesar Rp 385,36 miliar. Pertumbuhan sebesar 9,58% menunjukkan dinamika positif, meskipun berada di bawah Papua Selatan. Secara nasional, Sulawesi Tenggara menduduki peringkat ke-23. Pertumbuhan yang solid dan posisi yang relatif tinggi menunjukkan sektor jasa perusahaan di Sulawesi Tenggara memberikan kontribusi yang signifikan terhadap perekonomian daerah Sulawesi. Daerah ini menunjukkan potensi besar dalam sektor jasa perusahaan, yang dapat terus dikembangkan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
(Baca: Nilai Investasi PMA Sektor Industri Kayu Periode 2013-2023)
Kep. Bangka Belitung
Dengan nilai PDRB Jasa Perusahaan sebesar Rp 325,95 miliar, Kepulauan Bangka Belitung mencatatkan pertumbuhan sebesar 6,65%. Meski pertumbuhan ini lebih rendah dibandingkan dengan Papua Selatan, nilai PDRB-nya lebih tinggi. Secara nasional, Kepulauan Bangka Belitung berada di peringkat ke-24. Posisi ini menunjukkan bahwa sektor jasa perusahaan di Kepulauan Bangka Belitung memiliki kontribusi yang cukup besar terhadap perekonomian daerah. Pertumbuhan yang berkelanjutan di sektor ini akan membantu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat di Kepulauan Bangka Belitung. Peningkatan investasi dan pengembangan infrastruktur dapat menjadi kunci untuk mempercepat pertumbuhan sektor jasa perusahaan di wilayah ini.
Nusa Tenggara Barat
Nusa Tenggara Barat (NTB) mencatatkan nilai PDRB Jasa Perusahaan sebesar Rp 323,76 miliar dengan pertumbuhan 7,28%. Peringkat kedua di pulau Nusa Tenggara dan Bali menandakan kontribusi signifikan sektor ini terhadap perekonomian daerah. Secara nasional, NTB menempati urutan ke-25. Nilai ini sedikit lebih rendah dibandingkan dengan Bangka Belitung, namun masih menunjukkan performa yang baik. Pertumbuhan yang stabil dan posisi yang kompetitif menunjukkan bahwa NTB memiliki potensi besar dalam sektor jasa perusahaan yang dapat terus dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Investasi dalam infrastruktur dan peningkatan kualitas sumber daya manusia akan menjadi faktor kunci dalam mendukung pertumbuhan sektor ini di NTB.
Kalimantan Utara
Kalimantan Utara mencatat nilai PDRB Jasa Perusahaan sebesar Rp 296,49 miliar, lebih rendah dibandingkan Papua Selatan. Pertumbuhan sebesar 5,35% menunjukkan perkembangan yang moderat. Secara nasional, Kalimantan Utara berada di peringkat ke-27. Peringkat keempat di pulau Kalimantan menunjukkan sektor jasa perusahaan memberikan kontribusi yang cukup signifikan terhadap perekonomian daerah dibandingkan dengan wilayah lain di pulau tersebut. Fokus pada pengembangan infrastruktur dan peningkatan kualitas tenaga kerja dapat membantu mempercepat pertumbuhan sektor jasa perusahaan di Kalimantan Utara, sehingga dapat meningkatkan daya saing dan kontribusi terhadap perekonomian nasional.
Nusa Tenggara Timur
Nusa Tenggara Timur (NTT) memiliki nilai PDRB Jasa Perusahaan sebesar Rp 204,86 miliar dengan pertumbuhan 7,27%. Meski nilai ini relatif lebih rendah dibandingkan dengan provinsi lain yang disebutkan sebelumnya, peringkat ketiga di pulau Nusa Tenggara dan Bali menunjukkan sektor ini tetap penting bagi perekonomian daerah. Secara nasional, NTT berada di peringkat ke-28. Potensi sektor jasa perusahaan di NTT masih dapat ditingkatkan melalui investasi yang lebih besar dan pengembangan sumber daya manusia. Peningkatan infrastruktur dan dukungan kebijakan yang tepat akan membantu mendorong pertumbuhan sektor ini dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat NTT.
Sulawesi Utara
Sulawesi Utara mencatatkan nilai PDRB Jasa Perusahaan sebesar Rp 172,78 miliar, dengan pertumbuhan sebesar 8,77%. Peringkat ke-4 di pulau Sulawesi. Secara nasional, Sulawesi Utara berada di peringkat ke-29. Nilai ini menunjukkan bahwa sektor jasa perusahaan di Sulawesi Utara memiliki potensi untuk terus berkembang. Investasi dalam infrastruktur dan peningkatan kualitas sumber daya manusia akan membantu mempercepat pertumbuhan sektor ini dan meningkatkan kontribusinya terhadap perekonomian daerah.