Virus Covid-19 varian Omicron (B.1.1.529) di dunia semakin menyebar dan telah mencapai 4,46 juta kasus pada Kamis, 07 Juli 2022. Kazakhstan mencatatkan penambahan kasus Omicron tertinggi di dengan pertumbuhan mingguan mencapai 176,7 persen. Di negara ini, GISAID mencatat jumlah penambahan kasus Omicron sebanyak 285 jiwa. Secara harian kasus di wilayah ini naik 0,35 persen dibandingkan hari sebelumnya.
(Baca: Penyebaran Omicron Seminggu, Paling Cepat Terjadi di Negara Kamerun (Jumat, 15 April 2022))
Setelahnya Virgin Islands (Amerika) di urutan kedua. Dibandingkan pekan sebelumnya, penambahan kasus Omicron di negara ini tumbuh 29,19 persen. Sedangkan untuk data harian angka penambahan kasus Omicron di negara ini naik 12,33 persen dibanding hari sebelumnya yang tercatat 1.111 jiwa.
Selanjutnya, Uganda dengan penambahan kasus Omicron 204 kasus (naik 26,71%), Botswana dengan penambahan kasus Omicron 2.060 kasus (naik 15,15%) dan penambahan kasus Omicron di Qatar naik 13,62 persen menjadi 317 kasus dibandingkan pekan sebelumnya
(Baca: Penyebaran Omicron Seminggu, Paling Cepat Terjadi di Negara Suriname (Rabu, 23 Maret 2022))
Sementara untuk penambahan kasus Omicron di Indonesia, hingga data hari ini tercatat ada 13.888 kasus atau naik 0,64 persen dibandingkan hari sebelumnya. Sejak pertama kali termonitor, Omicron di Indonesia terus bergerak naik.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengimbau semua pihak untuk tetap waspada menghadapi lonjakan kasus Omicron di seluruh dunia tersebut. Masyarakat diimbau untuk selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.