Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional mencatat harga beras kualitas Super I per kg di pasar tradisional Kalimantan Timur pada hari terakhir (11 Maret 2026) sebesar 16.500 Rupiah. Dibandingkan hari sebelumnya, harga tidak mengalami perubahan (besar selisih 0 Rupiah, pertumbuhan 0%). Rata-rata harga tiga hari terakhir dan lima hari terakhir juga sebesar 16.500 Rupiah, sehingga kondisi harga stabil tanpa pertumbuhan positif atau negatif. Kenaikan tertinggi dalam periode data tercatat pada 4 Maret 2026 dengan peningkatan 250 Rupiah (1,52% pertumbuhan), sementara tidak ada penurunan dalam lima hari terakhir. Hari ini, Kalimantan Timur menempati peringkat ke-5 di pulau Kalimantan dan peringkat ke-20 se-Indonesia, dengan nilai harga lebih tinggi dibandingkan Sulawesi Tengah (16.250 Rupiah) yang sama peringkat se-Indonesia, namun lebih rendah dibandingkan provinsi lain seperti Banten (17.400 Rupiah) dan Sumatera Selatan (16.950 Rupiah).
(Baca: Harga Komoditas Nikel untuk Kontrak 3 Bulan ke Depan Pagi Hari Diperdagangkan US$17.400 /Ton (Rabu, 11 Maret 2026))
Banten
Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional mencatat harga beras kualitas Super I per kg di pasar tradisional Banten pada hari terakhir sebesar 17.400 Rupiah, menempati peringkat ke-3 di pulau Jawa dan peringkat ke-14 se-Indonesia. Dibandingkan hari sebelumnya, harga tidak mengalami perubahan (besar selisih 0 Rupiah, pertumbuhan 0%). Rata-rata harga tiga hari terakhir dan lima hari terakhir juga sebesar 17.400 Rupiah, menunjukkan stabilitas harga yang konsisten selama periode tersebut. Nilai harga di Banten menjadi tertinggi dibandingkan semua provinsi dalam data perbandingan, bahkan melebihi Sumatera Selatan (16.950 Rupiah) dan Jawa Barat (16.850 Rupiah) dengan selisih masing-masing 450 Rupiah dan 550 Rupiah. Peringkat pulau Jawa untuk Banten tetap sama seperti hari sebelumnya, tanpa perubahan posisi yang signifikan dalam lima hari terakhir, menunjukkan posisi harga yang stabil di wilayahnya.
Sumatera Selatan
Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional mencatat harga beras kualitas Super I per kg di pasar tradisional Sumatera Selatan pada hari terakhir sebesar 16.950 Rupiah, menempati peringkat ke-4 di pulau Sumatera dan peringkat ke-15 se-Indonesia. Dibandingkan hari sebelumnya, harga tidak mengalami perubahan (besar selisih 0 Rupiah, pertumbuhan 0%). Rata-rata harga tiga hari terakhir dan lima hari terakhir juga sebesar 16.950 Rupiah, sehingga harga tetap stabil tanpa fluktuasi. Nilai harga di Sumatera Selatan lebih tinggi dibandingkan Jawa Barat (16.850 Rupiah) dengan selisih 100 Rupiah, namun lebih rendah dibandingkan Banten (17.400 Rupiah) dengan selisih 450 Rupiah. Peringkat pulau Sumatera untuk Sumatera Selatan tetap sama seperti hari sebelumnya, dengan posisi yang lebih baik dibandingkan Kepulauan Riau yang berada di peringkat ke-5 pulau Sumatera.
Jawa Barat
Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional mencatat harga beras kualitas Super I per kg di pasar tradisional Jawa Barat pada hari terakhir sebesar 16.850 Rupiah, menempati peringkat ke-4 di pulau Jawa dan peringkat ke-16 se-Indonesia. Dibandingkan hari sebelumnya, harga tidak mengalami perubahan (besar selisih 0 Rupiah, pertumbuhan 0%). Rata-rata harga tiga hari terakhir dan lima hari terakhir juga sebesar 16.850 Rupiah, menunjukkan stabilitas harga yang konsisten. Nilai harga di Jawa Barat lebih tinggi dibandingkan Kepulauan Riau (16.750 Rupiah) dengan selisih 100 Rupiah, namun lebih rendah dibandingkan Sumatera Selatan (16.950 Rupiah) dengan selisih 100 Rupiah. Peringkat pulau Jawa untuk Jawa Barat tetap sama seperti hari sebelumnya, dengan posisi yang lebih rendah dibandingkan Banten (peringkat ke-3) dan lebih tinggi dibandingkan beberapa provinsi lain di pulau Jawa.
(Baca: Jumlah Perceraian di Kalimantan Timur Periode 2019-2024)
Kep. Riau
Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional mencatat harga beras kualitas Super I per kg di pasar tradisional Kepulauan Riau pada hari terakhir sebesar 16.750 Rupiah, menempati peringkat ke-5 di pulau Sumatera dan peringkat ke-18 se-Indonesia. Dibandingkan hari sebelumnya, harga mengalami penurunan sedikit sebesar 250 Rupiah (pertumbuhan -1,47%). Rata-rata harga tiga hari terakhir sebesar 16.833 Rupiah, sedangkan rata-rata lima hari terakhir sebesar 16.800 Rupiah, sehingga harga hari ini lebih rendah dibandingkan rata-rata periode tersebut. Nilai harga di Kepulauan Riau lebih tinggi dibandingkan Sulawesi Tenggara (16.400 Rupiah) dengan selisih 350 Rupiah, namun lebih rendah dibandingkan Jawa Barat (16.850 Rupiah) dengan selisih 100 Rupiah. Peringkat pulau Sumatera untuk Kepulauan Riau tetap sama seperti hari sebelumnya, dengan posisi yang lebih rendah dibandingkan Sumatera Selatan.
Sulawesi Tenggara
Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional mencatat harga beras kualitas Super I per kg di pasar tradisional Sulawesi Tenggara pada hari terakhir sebesar 16.400 Rupiah, menempati peringkat ke-1 di pulau Sulawesi dan peringkat ke-19 se-Indonesia. Dibandingkan hari sebelumnya, harga tidak mengalami perubahan (besar selisih 0 Rupiah, pertumbuhan 0%). Rata-rata harga tiga hari terakhir dan lima hari terakhir juga sebesar 16.400 Rupiah, menunjukkan stabilitas harga yang konsisten. Nilai harga di Sulawesi Tenggara menjadi tertinggi di pulau Sulawesi, melebihi Sulawesi Tengah (16.250 Rupiah) dengan selisih 150 Rupiah. Peringkat pulau Sulawesi untuk Sulawesi Tenggara tetap sama seperti hari sebelumnya, dengan posisi yang lebih baik dibandingkan Sulawesi Tengah, dan peringkat se-Indonesia yang lebih tinggi dibandingkan Kalimantan Timur dan Sulawesi Tengah.
Sulawesi Tengah
Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional mencatat harga beras kualitas Super I per kg di pasar tradisional Sulawesi Tengah pada hari terakhir sebesar 16.250 Rupiah, menempati peringkat ke-2 di pulau Sulawesi dan peringkat ke-20 se-Indonesia. Dibandingkan hari sebelumnya, harga tidak mengalami perubahan (besar selisih 0 Rupiah, pertumbuhan 0%). Rata-rata harga tiga hari terakhir dan lima hari terakhir juga sebesar 16.250 Rupiah, sehingga harga tetap stabil tanpa fluktuasi. Nilai harga di Sulawesi Tengah menjadi terendah dibandingkan semua provinsi dalam data perbandingan, dengan selisih 1.150 Rupiah dibandingkan Banten (17.400 Rupiah) dan 200 Rupiah dibandingkan Sulawesi Tenggara (16.400 Rupiah). Peringkat pulau Sulawesi untuk Sulawesi Tengah tetap sama seperti hari sebelumnya, dengan posisi yang lebih rendah dibandingkan Sulawesi Tenggara, dan peringkat se-Indonesia yang sama dengan Kalimantan Timur.