Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah pekerja sektor transportasi dan pergudangan Kota Bekasi Jawa Barat pada tahun 2025 mencapai 54.693 pekerja. Sepanjang periode pencatatan 2015-2025, data menunjukkan fluktuasi dengan 5 kali periode kenaikan nilai dan 3 kali periode penurunan. Tahun 2025 mencatatkan pertumbuhan positif sebesar 41,93 persen dibandingkan tahun sebelumnya, mengakhiri dua tahun berturut-turut penurunan yang terjadi pada 2023 dan 2024.
(Baca: PDRB ADHK Sektor Transportasi dan Pergudangan di Sulawesi Selatan | 2025)
Kenaikan tertinggi sepanjang historis terjadi pada tahun 2018 dengan pertumbuhan 26,81 persen, sedangkan penurunan terbesar tercatat pada tahun 2023 turun 48,21 persen. Rata-rata pertumbuhan 3 tahun terakhir tercatat negatif turun 2,95 persen, kondisi ini lebih buruk dibandingkan rata-rata pertumbuhan 5 tahun terakhir yang positif sebesar 4,58 persen. Pada tahun 2025, Kota Bekasi menempati peringkat 6 di wilayah Pulau Jawa dan peringkat 7 secara nasional.
Nilai pekerja tahun 2025 Kota Bekasi tercatat berada di bawah rata-rata historis keseluruhan periode. Peringkat wilayah ini mengalami perbaikan signifikan dibandingkan dua tahun sebelumnya yang sempat menempati posisi 11 di Pulau Jawa. Sepanjang 10 tahun pencatatan, nilai tertinggi pekerja tercatat pada tahun 2022 sebanyak 76.375 pekerja, sedangkan nilai terendah terjadi pada tahun 2024 sebanyak 38.535 pekerja.
Kabupaten Bekasi
Kabupaten Bekasi menempati peringkat 4 di Pulau Jawa dan peringkat 4 secara nasional untuk jumlah pekerja sektor transportasi dan pergudangan tahun 2025, dengan total nilai tercatat 72.297 pekerja. Wilayah ini mengalami sedikit penurunan sebesar 2,69 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menjadikannya satu-satunya wilayah di deretan 5 terbesar Pulau Jawa yang mencatatkan penurunan nilai pada periode yang sama. Meskipun terjadi penurunan, nilai total pekerja di wilayah ini masih berada 32 persen lebih tinggi dibandingkan catatan Kota Bekasi pada tahun yang sama.
Kota Medan
Kota Medan sebagai satu-satunya wilayah di luar Pulau Jawa dalam daftar perbandingan, menempati peringkat 1 untuk Pulau Sumatera dan peringkat 5 secara nasional dengan total pekerja 67.098 orang. Wilayah ini mencatatkan pertumbuhan tertinggi sebesar 36,41 persen dibandingkan tahun sebelumnya, angka pertumbuhan ini hampir menyamai tingkat pertumbuhan Kota Bekasi pada tahun 2025. Posisinya saat ini berada tepat satu tingkat di atas Kota Bekasi dalam daftar peringkat nasional.
(Baca: PDRB ADHK Sektor Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor di Maluku Utara | 2025)
Kota Surabaya
Kota Surabaya menempati peringkat 5 di Pulau Jawa dan peringkat 6 secara nasional dengan jumlah total pekerja sektor transportasi dan pergudangan sebesar 62.148 pekerja. Wilayah ini mengalami penurunan sebesar 28,10 persen dibandingkan tahun sebelumnya, penurunan terbesar kedua setelah yang terjadi pada Kota Bekasi tahun 2023. Nilai total pekerja di Kota Surabaya masih 13 persen lebih tinggi dibandingkan catatan Kota Bekasi pada tahun 2025.
Kota Tanggerang
Kota Tanggerang tercatat menempati peringkat 7 di Pulau Jawa dan peringkat 8 secara nasional dengan jumlah pekerja mencapai 46.940 pekerja pada tahun 2025. Wilayah ini mencatatkan pertumbuhan sedikit sebesar 1,48 persen dibandingkan tahun sebelumnya, pertumbuhan terendah diantara seluruh wilayah yang tercatat dalam daftar perbandingan. Nilai pekerja di wilayah ini berada 14 persen lebih rendah dibandingkan catatan Kota Bekasi pada periode yang sama.
Kota Jakarta Timur
Kota Jakarta Timur menempati peringkat 8 di Pulau Jawa dan peringkat 9 secara nasional dengan total pekerja sektor transportasi dan pergudangan tercatat 46.523 pekerja. Wilayah ini mengalami penurunan sangat besar sebesar 37,75 persen dibandingkan tahun sebelumnya, penurunan terbesar pada tahun 2025 diantara seluruh wilayah perbandingan. Posisi peringkat wilayah ini turun 5 tingkat dibandingkan catatan peringkat tahun 2022 lalu.
Kabupaten Bandung
Kabupaten Bandung menempati peringkat 9 di Pulau Jawa dan peringkat 10 secara nasional dengan jumlah total pekerja sektor transportasi dan pergudangan mencapai 38.982 pekerja pada tahun 2025. Wilayah ini mencatatkan pertumbuhan sebesar 18,53 persen dibandingkan tahun sebelumnya, pertumbuhan positif ketiga tertinggi setelah Kota Medan dan Kota Bekasi pada periode yang sama. Nilai total pekerja di wilayah ini berada 28 persen lebih rendah dibandingkan catatan Kota Bekasi tahun 2025.