Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat PDRB ADHK Sektor Perdagangan Besar dan Eceran Reparasi Mobil dan Sepeda Motor Provinsi Maluku Utara pada kuartal kedua 2025 mencapai 1640,35 Rp miliar. Nilai ini lebih tinggi dibanding rata-rata tiga kuartal sebelumnya sebesar 1605,63 Rp miliar dan rata-rata lima kuartal sebelumnya sebesar 1568,18 Rp miliar. Pertumbuhan terbesar terjadi pada kuartal ketiga 2024 sebesar 5,38%, sedangkan pertumbuhan terendah pada kuartal kedua 2021 turun 8,04%. Dalam lima kuartal terakhir, peringkat Maluku Utara di pulau Maluku berfluktuasi antara peringkat 1 dan 2, sementara peringkat nasional stabil di peringkat 30 dan 31.
(Baca: Jumlah Sekolah SMA di Nusa Tenggara Barat 2018 - 2024)
Pada kuartal kedua 2025, Maluku Utara menempati peringkat 1 di pulau Maluku, mengungguli Provinsi Maluku yang berada di peringkat 2 dengan nilai 1489,03 Rp miliar. Secara nasional, Maluku Utara berada di peringkat 30, satu tingkat di atas Maluku yang berada di peringkat 31. Pertumbuhan Maluku Utara sebesar 2,18% sedikit lebih rendah dibanding pertumbuhan Maluku sebesar 3,50%.
Kepulauan Bangka Belitung
Kepulauan Bangka Belitung menempati peringkat 9 di pulau Sumatera dan peringkat 27 secara nasional pada kuartal kedua 2025 dengan nilai PDRB ADHK Sektor Perdagangan Besar dan Eceran Reparasi Mobil dan Sepeda Motor sebesar 2255,26 Rp miliar. Nilai ini mengalami pertumbuhan 3,53% dibanding kuartal sebelumnya, dengan selisih kenaikan sebesar 76,83 Rp miliar. Meskipun nilai saat ini lebih tinggi dibanding kuartal sebelumnya, namun sedikit lebih rendah dibanding dua kuartal sebelumnya yang mencapai 2293,52 Rp miliar. Provinsi ini berada di posisi menengah di antara provinsi Sumatera yang dibandingkan, dengan nilai yang lebih tinggi dari Bengkulu namun lebih rendah dari provinsi lain di pulau yang tidak termasuk dalam data perbandingan.
Bengkulu
Bengkulu berada di peringkat 10 di pulau Sumatera dan peringkat 28 secara nasional pada kuartal kedua 2025 dengan nilai 2213,22 Rp miliar. Provinsi ini mengalami pertumbuhan tertinggi di antara provinsi yang dibandingkan, sebesar 8,88% dibanding kuartal sebelumnya, dengan selisih kenaikan sebesar 180,45 Rp miliar. Nilai saat ini juga lebih tinggi dibanding dua kuartal sebelumnya yang sebesar 2205,37 Rp miliar, menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam sektor perdagangan besar dan eceran beserta reparasi kendaraan. Meskipun berada di peringkat terendah di pulau Sumatera yang dibandingkan, pertumbuhannya menunjukkan perkembangan yang positif dan pesat dalam kuartal ini.
Papua
(Baca: Harga Minyak Goreng Kemasan Bermerk 2 (Per Kg) di Pasar Tradisional di Kalimantan Barat | 2026)
Papua menempati peringkat 1 di pulau Papua dan peringkat 29 secara nasional pada kuartal kedua 2025 dengan nilai 2091,69 Rp miliar. Berbeda dengan provinsi lain, Papua mengalami pertumbuhan negatif turun 0,74% dibanding kuartal sebelumnya, dengan selisih penurunan sebesar 15,6 Rp miliar. Meskipun mengalami penurunan sedikit dari kuartal sebelumnya, nilai saat ini masih lebih rendah dibanding dua kuartal sebelumnya yang mencapai 2161,31 Rp miliar. Sebagai provinsi teratas di pulau Papua, nilai PDRB sektor ini masih lebih tinggi dibanding Papua Tengah yang berada di peringkat 2 di pulau yang sama.
Maluku
Maluku berada di peringkat 2 di pulau Maluku dan peringkat 31 secara nasional pada kuartal kedua 2025 dengan nilai 1489,03 Rp miliar. Provinsi ini mengalami pertumbuhan sebesar 3,50% dibanding kuartal sebelumnya, dengan selisih kenaikan sebesar 50,31 Rp miliar. Nilai saat ini sedikit lebih rendah dibanding dua kuartal sebelumnya yang sebesar 1515,32 Rp miliar, namun tetap menunjukkan peningkatan dari kuartal sebelumnya. Dibanding Maluku Utara yang berada di peringkat 1 di pulau yang sama, nilai PDRB sektor ini lebih rendah sekitar 151,32 Rp miliar, dengan pertumbuhan yang sedikit lebih tinggi.
Gorontalo
Gorontalo menempati peringkat 5 di pulau Sulawesi dan peringkat 32 secara nasional pada kuartal kedua 2025 dengan nilai 1189,92 Rp miliar. Provinsi ini mengalami pertumbuhan sebesar 1,02% dibanding kuartal sebelumnya, dengan selisih kenaikan sebesar 12,05 Rp miliar. Nilai saat ini lebih tinggi dibanding dua kuartal sebelumnya yang sebesar 1136,83 Rp miliar, menunjukkan peningkatan yang konsisten meskipun sedikit. Sebagai provinsi di pulau Sulawesi yang dibandingkan, nilai PDRB sektor ini berada di posisi menengah bawah, dengan peringkat nasional yang hanya di atas Papua Tengah.
Papua Tengah
Papua Tengah berada di peringkat 2 di pulau Papua dan peringkat 33 secara nasional pada kuartal kedua 2025 dengan nilai 1016,53 Rp miliar, menjadi provinsi dengan nilai terendah di antara yang dibandingkan. Provinsi ini mengalami pertumbuhan sebesar 3,14% dibanding kuartal sebelumnya, dengan selisih kenaikan sebesar 30,98 Rp miliar. Nilai saat ini sedikit lebih rendah dibanding dua kuartal sebelumnya yang sebesar 1019,4 Rp miliar, namun tetap menunjukkan peningkatan dari kuartal sebelumnya. Dibanding Papua yang berada di peringkat 1 di pulau yang sama, nilai PDRB sektor ini lebih rendah sekitar 1075,16 Rp miliar, dengan pertumbuhan yang lebih rendah sebesar 0,36 persen poin.