Jumlah Sekolah SMA di Nusa Tenggara Barat 2018 - 2024
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah sekolah SMA di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada tahun 2024 mencapai 378 unit, mengalami peningkatan sebesar 13 unit dibandingkan tahun 2023 berjumlah 365 unit. Data historis menunjukkan tren peningkatan jumlah sekolah SMA di NTB sejak tahun 2020, dari 324 unit naik secara bertahap hingga angka terbaru. Secara nasional, urutan jumlah sekolah SMA NTB tetap berada di posisi ke-14 pada tahun 2024, sama seperti tiga tahun sebelumnya.
(Baca: 0,3% Penduduk di Kota Blitar Beragama Budha)
Jumlah sekolah SMA di NTB pada 2024 terdiri dari 150 unit SMA negeri dan 228 unit SMA swasta. SMA negeri tidak mengalami perubahan jumlah dibandingkan tahun 2023, sedangkan SMA swasta mengalami peningkatan sebesar 6 persen dari 215 unit pada tahun sebelumnya. Secara persentase, SMA swasta mendominasi dengan sekitar 60,3 persen dari total sekolah SMA di NTB, sementara SMA negeri hanya sekitar 39,7 persen.
Berdasarkan data BPS, jumlah penduduk usia sekolah SMA (16-18 tahun) di NTB pada tahun 2023 mencapai 287.030 orang, dengan urutan nasional tetap di posisi ke-14. Dibandingkan tiga tahun sebelumnya (2020) berjumlah 269.500 orang, terdapat peningkatan sekitar 17.530 orang. Namun, data jumlah penduduk usia sekolah SMA untuk tahun 2024 belum tersedia.
(Baca: Jumlah Sekolah SMA di Papua Tengah 2018 - 2024)
Data pendukung menunjukkan peningkatan ketersediaan guru SMA di NTB pada 2024: total guru mencapai 10.149 orang, naik 4,3 persen dari 9.734 orang pada 2023. Jumlah kepala sekolah dan guru SMA negeri mencapai 8.034 orang (naik 6,4 persen dari tahun sebelumnya), sedangkan SMA swasta mengalami penurunan sebesar 3,1 persen menjadi 2.115 orang. Selain itu, Angka Partisipasi Murni (APM) SMA di NTB tahun 2024 mencapai 71 persen, naik 4,5 persen dari tahun 2023, serta jumlah siswa SMA meningkat 4,1 persen menjadi 121.665 orang.