Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata upah bersih sebulan pekerja formal di sektor Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada semester pertama 2025 (Februari 2025) sebesar Rp3,165,767. Dibandingkan semester sebelumnya (Agustus 2024), nilai ini mengalami penurunan sebesar Rp74,231,09 atau pertumbuhan negatif turun 2,29%. Dalam 5 semester terakhir (mulai Desember 2021 hingga Februari 2025), rata-rata upah bersih NTT berkisar antara Rp2,911,547 hingga Rp3,318,575, dengan pertumbuhan tertinggi terjadi pada semester kedua 2024 (Agustus 2024) sebesar 13,98% dan penurunan terbesar pada semester pertama 2023 (Februari 2023) turun 4,19%. Rata-rata upah bersih selama 3 semester terakhir (Februari 2024, Agustus 2024, Februari 2025) sebesar Rp3,131,963, yang lebih tinggi dibandingkan rata-rata 5 semester terakhir sebesar Rp3,090,797, menunjukkan perkembangan yang lebih baik dalam periode terbaru.
(Baca: Jumlah Kendaraan Bermotor Sepeda Motor Periode 2015-2023)
Pada semester pertama 2025, peringkat NTT dalam pulau Nusa Tenggara dan Bali turun dari peringkat 2 pada semester sebelumnya menjadi peringkat 3. Secara nasional, NTT berada di peringkat 33, naik tiga peringkat dari peringkat 36 pada semester kedua 2024. Dibandingkan provinsi lain dalam data perbandingan, NTT memiliki nilai upah bersih yang lebih tinggi dibandingkan Sumatera Selatan (Rp3,016,951) dan Sulawesi Tenggara (Rp3,085,879), namun lebih rendah dibandingkan Lampung (Rp3,262,600), Nusa Tenggara Barat (Rp3,248,754), Sulawesi Tengah (Rp3,202,370), dan Sumatera Utara (Rp3,129,006). Pertumbuhan negatif NTT turun 2,29% juga lebih baik dibandingkan pertumbuhan negatif Sumatera Selatan (-21,99%), Sumatera Utara (-7,61%), Lampung (-8,74%), dan Sulawesi Tengah (-2,14%), namun lebih buruk dibandingkan Nusa Tenggara Barat yang mengalami pertumbuhan positif sebesar 5,05%.
Provinsi Lampung
Provinsi Lampung berada di peringkat 30 secara nasional dan peringkat 8 di pulau Sumatera untuk rata-rata upah bersih pekerja formal di sektor Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib pada semester terakhir. Nilai upah bersihnya sebesar Rp3,262,600, yang lebih tinggi dibandingkan NTT, Sumatera Selatan, dan Sulawesi Tenggara. Dibandingkan semester sebelumnya, nilai ini mengalami penurunan sebesar Rp312,299,91 atau pertumbuhan negatif turun 8,74%. Rata-rata upah bersih Lampung selama 3 semester terakhir (berdasarkan data yang tersedia) menunjukkan fluktuasi yang cukup signifikan, dengan nilai tercatat antara Rp2,459,822,62 hingga Rp3,574,899,91. Meskipun mengalami penurunan pada semester terakhir, nilai upah bersih Lampung masih berada di level yang lebih tinggi dibandingkan sebagian besar provinsi dalam data perbandingan. Peringkat nasional Lampung turun dibandingkan periode sebelumnya, menunjukkan bahwa beberapa provinsi lain mengalami kenaikan upah yang lebih signifikan sehingga menempati posisi yang lebih tinggi di peringkat nasional.
Provinsi Nusa Tenggara Barat
Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) berada di peringkat 31 secara nasional dan peringkat 2 di pulau Nusa Tenggara dan Bali untuk rata-rata upah bersih pekerja formal di sektor Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib pada semester terakhir. Nilai upah bersihnya sebesar Rp3,248,754, yang lebih tinggi dibandingkan NTT, Sumatera Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sumatera Utara. Dibandingkan semester sebelumnya, nilai ini mengalami kenaikan sebesar Rp156,114,16 atau pertumbuhan positif sebesar 5,05%. Rata-rata upah bersih NTB selama 5 semester terakhir berkisar antara Rp2,770,521,95 hingga Rp3,092,639,84, dengan pertumbuhan yang konsisten positif kecuali tidak ada data penurunan dalam periode yang dicatat. Peringkat NTB di pulau Nusa Tenggara dan Bali tetap stabil di peringkat 2, menunjukkan bahwa NTB mampu mempertahankan posisinya di atas NTT dan di bawah provinsi lain yang tidak tercantum dalam data perbandingan. Secara nasional, peringkat NTB sedikit turun, namun pertumbuhan positifnya menjadi satu-satunya di antara provinsi dalam data perbandingan, menunjukkan bahwa NTB berhasil meningkatkan upah pekerja formalnya meskipun ada tekanan dari provinsi lain.
Provinsi Sulawesi Tengah
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Aneka Barang dan Jasa di Kab. Nias Selatan 2018 - 2024)
Provinsi Sulawesi Tengah berada di peringkat 32 secara nasional dan peringkat 4 di pulau Sulawesi untuk rata-rata upah bersih pekerja formal di sektor Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib pada semester terakhir. Nilai upah bersihnya sebesar Rp3,202,370, yang lebih tinggi dibandingkan NTT, Sumatera Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sumatera Utara. Dibandingkan semester sebelumnya, nilai ini mengalami penurunan sebesar Rp70,148,45 atau pertumbuhan negatif turun 2,14%. Rata-rata upah bersih Sulawesi Tengah selama 3 semester terakhir berkisar antara Rp2,823,968,79 hingga Rp3,272,518,45, dengan fluktuasi yang cukup kecil, di mana nilai hanya sedikit naik atau turun setiap semester. Peringkat Sulawesi Tengah di pulau Sulawesi tetap stabil di peringkat 4, menunjukkan bahwa provinsi ini berada di posisi menengah di antara provinsi lain di pulau Sulawesi. Secara nasional, peringkat Sulawesi Tengah turun dibandingkan periode sebelumnya, namun penurunannya lebih kecil dibandingkan Lampung dan Sumatera Utara, menunjukkan bahwa kondisi upah di Sulawesi Tengah lebih stabil dibandingkan provinsi lain di data perbandingan.
Provinsi Sumatera Utara
Provinsi Sumatera Utara berada di peringkat 34 secara nasional dan peringkat 9 di pulau Sumatera untuk rata-rata upah bersih pekerja formal di sektor Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib pada semester terakhir. Nilai upah bersihnya sebesar Rp3,129,006, yang lebih tinggi dibandingkan Sumatera Selatan dan Sulawesi Tenggara, namun lebih rendah dibandingkan NTT, Lampung, NTB, dan Sulawesi Tengah. Dibandingkan semester sebelumnya, nilai ini mengalami penurunan sebesar Rp257,714,37 atau pertumbuhan negatif turun 7,61%. Rata-rata upah bersih Sumatera Utara selama 3 semester terakhir berkisar antara Rp3,129,006 hingga Rp3,386,720,37, dengan fluktuasi yang cukup signifikan, di mana nilai naik pada satu semester dan turun pada semester berikutnya. Peringkat Sumatera Utara di pulau Sumatera berada di posisi terendah di antara provinsi Sumatera dalam data perbandingan, menunjukkan bahwa upah pekerja formal di sektor ini di Sumatera Utara lebih rendah dibandingkan Lampung dan Sumatera Selatan. Secara nasional, peringkat Sumatera Utara turun dibandingkan periode sebelumnya, menunjukkan bahwa banyak provinsi lain mengalami kenaikan upah yang lebih signifikan sehingga menempati posisi yang lebih tinggi.
Provinsi Sulawesi Tenggara
Provinsi Sulawesi Tenggara berada di peringkat 35 secara nasional dan peringkat 5 di pulau Sulawesi untuk rata-rata upah bersih pekerja formal di sektor Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib pada semester terakhir. Nilai upah bersihnya sebesar Rp3,085,879, yang lebih tinggi dibandingkan Sumatera Selatan, namun lebih rendah dibandingkan NTT dan semua provinsi lain dalam data perbandingan. Dibandingkan semester sebelumnya, nilai ini mengalami penurunan sebesar Rp202,753,47 atau pertumbuhan negatif turun 6,17%. Rata-rata upah bersih Sulawesi Tenggara selama 3 semester terakhir berkisar antara Rp3,012,206 hingga Rp3,288,632,47, dengan fluktuasi yang cukup signifikan, di mana nilai naik pada satu semester dan turun pada semester berikutnya. Peringkat Sulawesi Tenggara di pulau Sulawesi berada di posisi di bawah Sulawesi Tengah, menunjukkan bahwa upah pekerja formal di sektor ini di Sulawesi Tenggara lebih rendah dibandingkan Sulawesi Tengah. Secara nasional, peringkat Sulawesi Tenggara turun dibandingkan periode sebelumnya, menunjukkan bahwa beberapa provinsi lain mengalami kenaikan upah yang lebih signifikan sehingga menempati posisi yang lebih tinggi.
Provinsi Sumatera Selatan
Provinsi Sumatera Selatan berada di peringkat 36 secara nasional dan peringkat 10 di pulau Sumatera untuk rata-rata upah bersih pekerja formal di sektor Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib pada semester terakhir. Nilai upah bersihnya sebesar Rp3,016,951, yang merupakan nilai terendah di antara semua provinsi dalam data perbandingan. Dibandingkan semester sebelumnya, nilai ini mengalami penurunan sebesar Rp850,306,59 atau pertumbuhan negatif turun 21,99%, yang merupakan penurunan terbesar di antara semua provinsi dalam data perbandingan. Rata-rata upah bersih Sumatera Selatan selama 3 semester terakhir berkisar antara Rp3,016,951 hingga Rp3,867,257,59, dengan fluktuasi yang sangat signifikan, di mana nilai turun secara drastis pada semester terakhir. Peringkat Sumatera Selatan di pulau Sumatera berada di posisi terendah, menunjukkan bahwa upah pekerja formal di sektor ini di Sumatera Selatan lebih rendah dibandingkan Lampung dan Sumatera Utara. Secara nasional, peringkat Sumatera Selatan berada di posisi terendah dalam data perbandingan, menunjukkan bahwa kondisi upah di provinsi ini lebih buruk dibandingkan provinsi lain yang dicatat.