Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat rata-rata penggunaan rawat inap rumah sakit mingguan di Jawa Tengah sebesar 0,67 pasien, update data per Kamis, 19 Januari 2023. Angka ini lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional yang saat ini sebesar 0,6 pasien per 100 ribu penduduk/minggu.
(Baca: Penggunaan Rawat Inap Aglomerasi Mingguan di Kepulauan Seribu Menjadi yang Terbanyak di DKI Jakarta (Selasa, 17 Januari 2023))
Kota magelang berada di urutan pertama dengan penggunaan rawat inap rumah sakit mingguan terbanyak sebesar 3,28 pasien per 100 ribu penduduk/minggu. Kondisi penggunaan rawat inap rumah sakit mingguan di kota ini memperlihatkan ada kemajuan dengan adanya penurunan dibandingkan pekan sebelumnya yang tercatat 5,74 pasien per 100 ribu penduduk/minggu.
Sebaliknya untuk kota Surakarta, data Kementerian Kesehatan memperlihatkan penggunaan rawat inap rumah sakit mingguan sebesar 3,27 pasien per 100 ribu penduduk/minggu. Angka ini lebih tinggi dibandingkan pekan sebelumnya yang baru 1,34 pasien per 100 ribu penduduk/minggu. Di urutan berikutnya Klaten. Kota di provinsi Jawa Tengah ini mencatatkan penggunaan rawat inap rumah sakit mingguan sebesar 0,59 pasien per 100 ribu penduduk/minggu
(Baca: 10 Kabupaten/Kota dengan Penggunaan Rawat Inap Tertinggi Nasional (Senin, 16 Januari 2023))
Kebumen dan Banyumas berada di posisi selanjutnya dengan catatan penggunaan rawat inap rumah sakit mingguan sebesar 0,25 pasien per 100 ribu penduduk/minggu dan 0,23 pasien per 100 ribu penduduk/minggu.
Secara nasional, rata-rata penggunaan rawat inap rumah sakit mingguan di 34 provinsi saat ini mulai terlihat turun dibandingkan kondisi seminggu yang lalu yang baru di angka 0,7 pasien per 100 ribu penduduk/minggu.