Menurut catatan Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kota Banjarmasin pada Desember 2024, berkurang 0,13% menjadi 6,56% dibandingkan dengan Desember 2023. Sementara dibanding Desember 2022, tingkat pengangguran terbuka (TPT) juga tercatat turun dari sebelumnya yang mencapai 6,96%.
Tingkat pengangguran terbuka (TPT) bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS). Data diproduksi tahunan dengan satuan persen. Data ini tersedia untuk periode 2018-2024.
(Baca: 4,81% Penduduk di Kabupaten Hulu Sungai Utara Masuk Kategori Miskin)
Penduduk usia kerja adalah penduduk berumur 15 tahun ke atas. Mereka yang disebut pengangguran yakni:
a. Penduduk yang tidak punya pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan.
b. Tidak punya pekerjaan dan sedang mempersiapkan usaha baru.
c. Tidak punya pekerjaan dan tidak mencari pekerjaan, karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.
d. Sudah punya pekerjaan/usaha, tetapi belum mulai bekerja/berusaha.
Definisi dari TPT adalah persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja.
(Baca: Jumlah Angkatan Kerja dan Persentase Pengangguran di Kabupaten Trenggalek)
Sejak Desember 2018, tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kota Banjarmasin menunjukkan tren pengurangan dari sisi jumlah. Adapun setelah lima semester pandemi Covid-19 yang berlangsung mulai Maret 2020 juga diikuti dengan tingkat pengangguran terbuka (TPT) turun di Kota Banjarmasin.
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 63 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2024 yakni 4,1%.
Pengurangan data tingkat pengangguran terbuka (TPT) tahun ini bisa tergambar dari kondisi jumlah angkatan kerja dan jumlah penduduk yang bekerja. Jumlah angkatan kerja di Kota Banjarmasin mengalami trend kenaikan dalam 17 tahun terakhir. Namun sebaliknya, kondisi pasca covid dalam lima tahun terakhir, jumlah angkatan kerja dalam tren turun. Tercatat pada tahun 2022 jumlah angkatan kerja sebanyak 344,84 ribu pekerja kemudian jumlahnya mengalami penurunan menjadi 321,49 ribu pekerja pada tahun 2024.
Sedangkan untuk jumlah penduduk yang bekerja, Jumlah pekerja di Kota Banjarmasin dalam tiga tahun terakhir menurun. Secara historis, tahun 2022 tercatat 320,85 ribu pekerja, pada 2023 kemudian mengalami penurunan menjadi 308,16 ribu pekerja dan untuk 2024 tercatat sebanyak 300,39 ribu pekerja.
Turunnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kota Banjarmasin tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi di wilayah ini yang juga terus meningkat di tahun 2024. Perekonomian di wilayah ini pada 2024 lalu tercatat 5,63 persen. Sebelumnya pada 2023 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 5,62 persen.
Berikut ini sepuluh kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terbesar di provinsi Kalimantan Selatan pada 2024 yakni :
- Kota Banjarmasin 6,56%
- Kabupaten Tanah Bumbu 6,37%
- Kabupaten Kota Baru 6,05%
- Kota Banjar Baru 4,93%
- Kabupaten Tapin 3,86%
- Kabupaten Hulu Sungai Utara 3,73%
- Kabupaten Tabalong 3,44%
- Kabupaten Tanah Laut 3,43%
- Kabupaten Barito Kuala 3,41%
- Kabupaten Hulu Sungai Tengah 3,2%
Berikut ini sepuluh kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terkecil pada 2024 yakni :
- Kabupaten Hulu Sungai Selatan 2,11%
- Kabupaten Balangan 2,69%
- Kabupaten Banjar 2,71%
- Kabupaten Hulu Sungai Tengah 3,2%
- Kabupaten Barito Kuala 3,41%
- Kabupaten Tanah Laut 3,43%
- Kabupaten Tabalong 3,44%
- Kabupaten Hulu Sungai Utara 3,73%
- Kabupaten Tapin 3,86%
- Kota Banjar Baru 4,93%