Menurut catatan Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Rote Ndao pada Desember 2025, berkurang 0,24 persen menjadi 2,18 persen dibandingkan dengan Desember 2024. Sementara dibanding Desember 2023, tingkat pengangguran terbuka (TPT) juga tercatat turun dari sebelumnya yang mencapai 3,65 persen .
Tingkat pengangguran terbuka (TPT) bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS). Data diproduksi tahunan dengan satuan persen. Data ini tersedia untuk periode 2018-2024.
(Baca: Jumlah Penduduk Bekerja di Kabupaten Banjarnegara 591,93 Ribu dan Angka Pengangguran 5,39 Persen)
Penduduk usia kerja adalah penduduk berumur 15 tahun ke atas. Mereka yang disebut pengangguran yakni:
a. Penduduk yang tidak punya pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan.
b. Tidak punya pekerjaan dan sedang mempersiapkan usaha baru.
c. Tidak punya pekerjaan dan tidak mencari pekerjaan, karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.
d. Sudah punya pekerjaan/usaha, tetapi belum mulai bekerja/berusaha.
Definisi dari TPT adalah persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja.
Besarnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) dalam lima semester terakhir, pernah berada di titik tertinggi pada 2020 sebesar 4,9% dan terendah pernah tercatat pada 2018 silam sebesar 2,11%.
(Baca: Persentase Pengangguran 2025 di Kota Magelang 4,32 Persen)
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 445 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2025 yakni 4,2 persen .
Berkurangnya data tingkat pengangguran terbuka (TPT) ini, tercermin dari angka penduduk yang bekerja dan jumlah angkatan kerja yang dipublish BPS tahun ini. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Rote Ndao mengalami trend kenaikan dalam 18 tahun terakhir. Kondisi yang berbeda terlihat usai covid dalam enam tahun terakhir, jumlah angkatan kerja dalam tren turun. Tercatat pada tahun 2023 jumlah angkatan kerja sebanyak 70.813 pekerja kemudian jumlahnya naik menjadi 75.035 pekerja pada tahun 2025.
Sedangkan untuk jumlah penduduk yang bekerja, Jumlah pekerja di Kabupaten Rote Ndao mengalami trend kenaikan dalam 16 tahun terakhir. Tercatat pada tahun 2023 jumlah pekerja sebanyak 68.227 pekerja kemudian jumlahnya naik menjadi 75.973 pekerja pada tahun 2025.
Turunnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Rote Ndao tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi yang naik signifikan di tahun 2025. Perekonomian di wilayah ini pada 2025 lalu tercatat 7,96 persen. Sebelumnya pada 2024 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 3,21 persen .
Berikut ini sepuluh kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terbesar di provinsi Nusa Tenggara Timur pada 2025 yakni :
- Kota Kupang 8,61 persen
- Kabupaten Flores Timur 6,36 persen
- Kabupaten Belu 5,2 persen
- Kabupaten Timor Tengah Selatan 3,58 persen
- Kabupaten Kupang 3,53 persen
- Kabupaten Sumba Timur 3,36 persen
- Kabupaten Manggarai Barat 3,33 persen
- Kabupaten Sumba Barat 3,27 persen
- Kabupaten Sabu Raijua 3,12 persen
- Kabupaten Ende 2,95 persen
Berikut ini sepuluh kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terkecil pada 2025 yakni :
- Kabupaten Manggarai Timur 1,24 persen
- Kabupaten Nagekeo 1,31 persen
- Kabupaten Lembata 1,37 persen
- Kabupaten Manggarai 1,56 persen
- Kabupaten Sumba Barat Daya 1,7 persen
- Kabupaten Malaka 2,07 persen
- Kabupaten Alor 2,08 persen
- Kabupaten Rote Ndao 2,18 persen
- Kabupaten Sumba Tengah 2,49 persen
- Kabupaten Timor Tengah Utara 2,54 persen