- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
International Monetary Fund (IMF) merilis data terbaru PDB Paritas Daya Beli Italia tahun 2024 tercatat di angka 0,61 unit. Angka ini tidak berubah dibandingkan tahun 2023, setelah sebelumnya pada 2023 terjadi satu-satunya kenaikan pertumbuhan positif dalam enam tahun terakhir sebesar 2,35 persen. Sepanjang tiga tahun terakhir 2022-2024, rata-rata nilai PDB PPP Italia berada di 0,607 unit, dengan pergerakan yang hampir stagnan tanpa peningkatan berarti.
(Baca: PDRB Kabupaten Kolaka Utara 2025: Rp13,24 Triliun, Tumbuh 4,14 Persen)
International Monetary Fund (IMF) mencatat rata-rata nilai indikator ini selama lima tahun terakhir berada di angka 0,614 unit. Artinya kondisi tiga tahun terakhir menunjukkan performa yang lebih buruk dibandingkan rata-rata lima tahun, dengan kecenderungan nilai yang lebih rendah dan tidak mampu kembali ke level sebelum tahun 2021. Penurunan terbesar terjadi pada tahun 2019 dengan kontraksi pertumbuhan sebesar 4,99 persen, dimana kontraksi berarti terjadi penyusutan nilai produksi ekonomi riil yang disesuaikan daya beli secara tahunan.
Satuan unit dalam data yang disajikan di artikel ini merupakan hasil perhitungan IMF atas nilai PDB harga berlaku mata uang nasional Italia terhadap dolar internasional. Dalam Publikasinya, IMF menyebutkan perhitungan digunakan untuk tujuan penyusunan komposit kelompok negara. Data yang dihasilkan ini dikatakan bukan sebagai sumber utama penyajian data paritas daya beli (PPP).
Kenaikan tertinggi dalam catatan historis hanya terjadi pada tahun 2023 saja, sementara titik terendah nilai PDB PPP Italia tercatat pada tahun 2022 di angka 0,60 unit. Anomali terlihat pada periode 2020-2022, dimana terjadi penurunan beruntun selama tiga tahun berturut-turut yang tidak pernah terjadi dalam 10 tahun catatan data IMF sebelumnya, sebelum akhirnya sempat membaik satu tahun pada 2023.
Untuk peringkat regional Eropa, Italia kini berada di posisi 27,5. Peringkat ini turun 0,5 tingkat dibandingkan tahun sebelumnya, dan merupakan posisi terendah yang pernah dicatat Italia sepanjang sejarah data. Sebelumnya Italia konsisten berada di peringkat 27 sejak tahun 2020, sebelum akhirnya tergeser setengah peringkat pada data 2024 ini.
(Baca: Persentase Pengangguran 2025 di Kabupaten Mamuju Tengah 1,58%)
Data proyeksi IMF sampai tahun 2030 menunjukkan kondisi PDB PPP Italia akan tetap stagnan di kisaran 0,604 sampai 0,606 unit. Tidak ada perbaikan berarti yang diproyeksikan, bahkan pada 2025 dan 2026 masih akan terjadi sedikit penyusutan sebelum bergerak datar tanpa pertumbuhan yang signifikan. Dibandingkan data 2024, kondisi ekonomi menurut indikator ini tidak akan membaik dalam enam tahun ke depan.
Dibandingkan negara lain di kawasan Eropa, nilai PDB PPP Italia 2024 berada sangat dekat dengan Estonia yang tercatat di 0,599 unit dan Andorra di angka 0,608 unit. Untuk peringkat pertumbuhan tahunan, Italia dengan pertumbuhan minus 0,33 persen berada di bawah mayoritas negara Eropa tetangga, hanya lebih baik dari 7 negara lain di kawasan yang mencatatkan kontraksi lebih dalam.
Secara keseluruhan, data menunjukkan ekonomi Italia dalam ukuran daya beli riil mengalami kehilangan momentum pertumbuhan sejak tahun 2015. Setelah penurunan bertahap selama 7 tahun, kini indikator ini berhenti bergerak pada level yang rendah dengan tidak ada tanda pemulihan dalam proyeksi jangka menengah yang dirilis lembaga internasional ini.
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Inflasi yoy (Jun) | 3,34% | +0.26 | |
| Inflasi mom (Jun) | 0,44% | +0.16 | |
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Persentase kemiskinan (Des) | 7,50% | -0.75 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 18.059 | -0.09 | |
| PDB ADHK (Q1) | 3.447,70 | -0.77 | |
| Ekspor Migas (Mei) | 758,10 | -34.38 | |
| Neraca perdagangan (Mei) | -1,61 | -1,907.18 | |
| Impor Migas (Mei) | 4,51 | -1.82 | |
| Ekspor (Mei) | 23,20 | -8.30 | |
| Impor (Mei) | 24,81 | -1.59 | |
| Kunjungan Wisman (Mei) | 1,38 | +10.69 | |
| NTP (Jun) | 114,65 | +0.76 |