Provinsi Papua pada April 2026 mencatatkan volume ekspor total sebesar 276,94 ribu ton. Sedangkan untuk ekspor menurut kelompok barang kode SITC (Standard International Trade Classification) 67 besi dan baja, ekspor dari provinsi ini pada April 2026 tercatat turun menjadi 490 ton.
Turunnya nilai ekspor ini berkontribusi terhadap penurunan cadangan devisa dan nilai ekspor total yang sebelumnya dalam tren naik lima bulan terakhir naik dibandingkan dengan posisi yang sama dua tahun lalu yang tercatat 29,37 ribu ton. Menurut catatan Bank Indonesia (BI), pada periode yang sama tahun sebelumnya, ekspor dari provinsi ini tercatat 29,37 ribu ton.
(Baca: Statistik Volume Ekspor SITC Kode 83 Peralatan Bepergian, Tas Tangan Dll Periode 2020-2026)
Papua dalam rekap dokumen pabean impor mencatatkan 21 kelompok barang yang di ekspor dari provinsi ini. Barang-barang tersebut dikelompokkan dalam SITC 2 digit. Kelompok barang dengan volume ekspor tertinggi yakni volume ekspor SITC kode 24 kayu dan gabus .
(Baca: Harga Perlengkapan, Peralatan dan Pemeliharaan Rutin Rumah Tangga di Kota Surakarta Bulan Juni Naik 2,07%)
Data historis 27 bulan terakhir, ekspor dari Papua dengan volume tertinggi pernah dicatatkan pada Maret 2025 sebesar 29,37 ribu ton dan terendahnya terjadi pada Mei 2025 dengan volume ekspor 20 ton.
Berikut ini adalah ekspor dari provinsi Papua menurut kode SITC 2 digit dengan volume ekspor tertinggi per April 2026:
- SITC kode 24 kayu dan gabus 2,11 juta ton
- SITC kode 24 kayu dan gabus 2,11 juta ton
- SITC kode 24 kayu dan gabus 2,11 juta ton
- SITC kode 24 kayu dan gabus 2,11 juta ton
- SITC kode 63 barang-barang kayu dan gabus 1,25 juta ton
- SITC kode 63 barang-barang kayu dan gabus 1,25 juta ton
- SITC kode 63 barang-barang kayu dan gabus 1,25 juta ton
- SITC kode 63 barang-barang kayu dan gabus 1,25 juta ton
- SITC kode lain lain 206,6 ribu ton
- SITC kode lain lain 206,6 ribu ton