Jumlah pekerja di Kabupaten Muaro Jambi dalam tiga tahun terakhir menurun. Secara historis, tahun 2022 tercatat 222,45 ribu pekerja, pada 2023 kemudian turun menjadi 220,54 ribu pekerja dan untuk 2024 tercatat sebanyak 212,44 ribu pekerja.
Data penduduk yang bekerja ini dihasilkan dari survei sakernas tahunan yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Definisi penduduk yang bekerja dalam metode survei sakernas di definisikan seperti berikut. Penduduk adalah mereka yang telah berusia 15 tahun ke atas.
(Baca: Data 2023: Pengangguran di Kabupaten Solok Selatan 2,57%)
Arti penduduk yang bekerja yakni mereka yang melakukan pekerjaan dengan maksud memperoleh atau membantu memperoleh penghasilan atau keuntungan paling sedikit selama satu jam dalam seminggu terakhir. Bekerja selama satu jam tersebut harus dilakukan berturut-turut dan tidak terputus.
Sementara itu, BPS merilis tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Muaro Jambi mencapai 5,4% pada 2023. Angka ini bertambah 0,05% dibandingkan Desember 2022 yang tercatat 5,35%. Sementara, dibandingkan dengan Desember 2021, angkanya turun 0,19%.
Naiknya tingkat pengangguran terbuka (TPT) tak terlepas dari data jumlah angkatan kerja di wilayah ini. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Muaro Jambi dalam tiga tahun terakhir menurun. Secara historis, tahun 2021 tercatat 214,88 ribu pekerja, pada 2022 kemudian meningkat menjadi 235,03 ribu pekerja dan untuk 2023 tercatat sebanyak 233,13 ribu pekerja.
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 144 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada 2023 yakni 4,3%.
Meningkatnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Muaro Jambi tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi yang anjlok di tahun 2024. Perekonomian di wilayah ini pada 2024 lalu tercatat 6,17 persen. Sebelumnya pada 2023 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 6,28 persen.
Data Kependudukan di Kabupaten Muaro Jambi:
Jumlah penduduk di Kabupaten Muaro Jambi tercatat 449,75 ribu jiwa data per 2024. Angka ini bertambah dibanding 2023 dan lebih tinggi dibanding Desember 2021. Selama lima tahun terakhir, rata-rata pertumbuhan tahunan (CAGR) jumlah penduduk di wilayah ini sebesar 0,79%. Pertumbuhan ini lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan lima tahun sebelumnya yang tercatat 2,26%.
Dibandingkan dengan kabupaten/kota lain di provinsi Jambi, jumlah penduduk Kabupaten Muaro Jambi berada di urutan kedua dibandingkan dengan 11 kabupaten/kota lainnya, sementara bila dikelompokkan menurut pulau, kabupaten/kota ini ada di urutan 41.
Data BPS 2024, 298,62 ribu atau sekitar 66,4% penduduk di Kabupaten Muaro Jambi adalah kelompok produktif yang berusia 15-59 tahun. Adapun 25,32% dari total penduduk atau sekitar 113,86 ribu adalah anak-anak (usia 0-14 tahun) dan 8,29% lainnya adalah penduduk dengan usia lebih dari 60 tahun.
(Baca: Data 2023: Pengangguran di Kabupaten Brebes Mencapai 8,98%)
Berikut ini jumlah penduduk menurut umur di Kabupaten Muaro Jambi pada Juni 2024 bersumber dari publikasi BPS :
- Umur 0-4 tahun 30,95 ribu jiwa (6,88%)
- Umur 5-9 tahun 41,01 ribu jiwa (9,12%)
- Umur 10-14 tahun 41,91 ribu jiwa (9,32%)
- Umur 15-19 tahun 31,36 ribu jiwa (6,97%)
- Umur 20-24 tahun 38,16 ribu jiwa (8,48%)
- Umur 25-29 tahun 35,78 ribu jiwa (7,96%)
- Umur 30-34 tahun 34,57 ribu jiwa (7,69%)
- Umur 35-39 tahun 37,23 ribu jiwa (8,28%)
- Umur 40-44 tahun 38,39 ribu jiwa (8,54%)
- Umur 45-49 tahun 33,73 ribu jiwa (7,5%)
- Umur 50-54 tahun 27,14 ribu jiwa (6,03%)
- Umur 55-59 tahun 22,25 ribu jiwa (4,95%)
- Umur 60-64 tahun 15,49 ribu jiwa (3,44%)
- Umur 65-69 tahun 10,3 ribu jiwa (2,29%)
- Umur 70-74 tahun 5,87 ribu jiwa (1,3%)
- Umur lebih dari 75 tahun 5,62 ribu jiwa (1,25%)