Badan Pusat Statistik (BPS) merilis tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Sumbawa Barat mencapai 3,1% pada 2024. Angka ini berkurang 0,44% dibandingkan Desember 2023 yang tercatat 3,54%. Sementara, dibandingkan dengan Desember 2022, angkanya turun 1,45%.
Besarnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) dalam lima semester terakhir, pernah berada di titik tertinggi pada 2021 sebesar 5,52% dan terendah pernah tercatat pada 2024 silam sebesar 3,1%.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kota Jakarta Timur Periode 2004 - 2024)
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 340 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2024 yakni 4,1%.
Berkurangnya data tingkat pengangguran terbuka (TPT) ini, tercermin dari angka penduduk yang bekerja dan jumlah angkatan kerja yang dipublish BPS tahun ini. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Sumbawa Barat dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan. Secara historis, tahun 2022 tercatat 90.949 pekerja, pada 2023 kemudian mengalami penurunan menjadi 76.683 pekerja dan untuk 2024 tercatat sebanyak 83.745 pekerja.
(Baca: Tingkat Pengangguran Terbuka Periode 2016-2023)
Sedangkan untuk jumlah penduduk yang bekerja, Jumlah pekerja di Kabupaten Sumbawa Barat dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan. Secara historis, tahun 2022 tercatat 86.805 pekerja, pada 2023 kemudian turun menjadi 73.967 pekerja dan untuk 2024 tercatat sebanyak 81.147 pekerja.
Turunnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Sumbawa Barat tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi di wilayah ini yang juga terus meningkat di tahun 2024. Perekonomian di wilayah ini pada 2024 lalu tercatat 12,01 persen. Sebelumnya pada 2023 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat -10.37 persen.
Berikut ini lima kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terbesar di provinsi Nusa Tenggara Barat pada 2024 yakni :
- Kota Mataram 4,85%
- Kota Bima 3,27%
- Kabupaten Sumbawa Barat 3,1%
- Kabupaten Lombok Barat 2,75%
- Kabupaten Dompu 2,7%
Berikut ini lima kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terkecil pada 2024 yakni :
- Kabupaten Lombok Utara 1,85%
- Kabupaten Bima 2,19%
- Kabupaten Lombok Timur 2,53%
- Kabupaten Lombok Tengah 2,55%
- Kabupaten Sumbawa 2,67%