Kemendikbud merilis data 10 besar skor tertinggi ujian masuk SMA jalur prestasi raport Jawa Barat tahun 2025 untuk SMAN 5 Kota Depok. Nilai ujian terstandar merupakan hasil tes resmi Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat. Pada daftar ini didapat skor tertinggi sebesar 280 poin yang dicapai 3 siswa, rata-rata nilai kelompok 10 terbesar adalah 261 poin, dengan nilai terendah di peringkat 10 besar sebesar 240 poin. Angka 280 poin menjadi batas atas nilai yang berhasil dicapai calon siswa pada seleksi ini.
Mulai tahun 2025, pemerintah daerah khususnya Jawa Barat, menerapkan skema baru dalam sistem penerimaan murid baru (SPMB) melalui jalur prestasi. Untuk jalur prestasi ke jenjang SMA, parameter seleksi tidak hanya mengandalkan nilai rapor sebagai hasil akhir.
Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat kali ini melakukan uji tes terstandar bagi seluruh siswa yang mendaftar. Untuk SPMB jalur prestasi akademik rapor, pembobotannya adalah 50% nilai rata-rata rapor ditambah dengan 50% nilai hasil tes terstandar.
(Baca: Nilai Tertinggi Jalur Prestasi Masuk ke SMA11 Kota Depok | 2025)
Perubahan skema ini dilakukan sebagai tindak lanjut ditemukannya beberapa kasus pengelembungan nilai sehingga nilai rapor tidak lagi dianggap sebagai penilaian yang objektif. Untuk masuk lewat jalur prestasi, siswa wajib mengikuti tes terstandar versi Disdik Jabar dan Tes Kemampuan Akademik (TKA) versi Kemendikdasmen.
(Baca: Nilai Tertinggi Jalur Prestasi Masuk ke SMA13 Kota Depok | 2025)
Berikut adalah daftar siswa yang berhasil lolos masuk ke SMAN 5 Kota Depok melalui jalur prestasi. Seluruh nama dalam daftar ini meraih nilai terbaik gabungan ujian terstandar dan nilai raport di urutan 10 besar teratas. Ujian terstandar pada seleksi ini menggunakan 30 butir soal, setiap soal bernilai 10 poin sehingga skor maksimal adalah 300 poin.
Efrandrito Aprilio Ismoyodanto
Siswa berprestasi asal SMP Negeri 2 Depok ini menduduki urutan pertama keseluruhan. Ia berhasil mendapatkan skor 280 pada ujian terstandar, hanya tidak menjawab dengan benar sebanyak 2 butir soal. Jarak tempat tinggalnya dengan sekolah tercatat 3,26 kilometer.
Skor Nilai Raport: 462.727 poin
Nilai Ujian Terstandar: 280 poin
Nilai Akhir: 371.36 poin
Andi Sarfaraz Yan Awalusya`Ban
Lulusan SMP Negeri 9 Depok yang menempati peringkat kedua ini juga mencatatkan skor 280 pada tes terstandar. Ia kehilangan poin pada 2 butir soal selama ujian berlangsung. Domisilinya hanya berjarak 1,98 kilometer dari SMAN 5 Kota Depok.
Skor Nilai Raport: 460.0 poin
Nilai Ujian Terstandar: 280 poin
Nilai Akhir: 370.0 poin
Vienameera Azra Kurnia Arya Agung
Peringkat ketiga diraih siswa asal SMP Negeri 10 Depok dengan skor ujian terstandar 260 poin. Ia tidak berhasil mendapatkan poin pada 4 butir soal tes. Jarak rumahnya dengan sekolah tujuan mencapai 12,68 kilometer.
Skor Nilai Raport: 467.818 poin
Nilai Ujian Terstandar: 260 poin
Nilai Akhir: 363.91 poin
Nikita Goretthi Felicia
Siswa lulusan SMP Mardi Yuana Depok di peringkat keempat berhasil meraih skor 280 pada ujian terstandar. Hanya ada 2 butir soal yang tidak ia jawab dengan benar selama tes. Jarak domisilinya dengan sekolah tercatat 3,13 kilometer.
Skor Nilai Raport: 442.364 poin
Nilai Ujian Terstandar: 280 poin
Nilai Akhir: 361.18 poin
Najla Muthia
Peringkat kelima ditempati siswa asal SMP Negeri 20 Depok dengan skor ujian terstandar 240 poin. Sebanyak 6 butir soal tidak berhasil ia selesaikan dengan benar pada tes. Jarak rumahnya dengan sekolah mencapai 8,25 kilometer.
Skor Nilai Raport: 478.273 poin
Nilai Ujian Terstandar: 240 poin
Nilai Akhir: 359.14 poin
Salma Faizah Azkiya
Lulusan SMP Muhammadiyah 4 Depok di peringkat keenam memperoleh skor ujian terstandar 250 poin. Ia tidak mendapatkan poin untuk 5 butir soal selama ujian. Jarak tempat tinggalnya tercatat 17,56 kilometer dari SMAN 5 Kota Depok.
Skor Nilai Raport: 463.614 poin
Nilai Ujian Terstandar: 250 poin
Nilai Akhir: 356.81 poin
Rayhan Arya Alfarabbi
Siswa asal SMP Bina Insan Cendikia di peringkat ketujuh mendapatkan skor ujian terstandar 260 poin. Sebanyak 4 butir soal tidak dijawab dengan benar pada tes. Jarak domisilinya dengan sekolah mencapai 29,41 kilometer, menjadi yang terjauh pada daftar ini.
Skor Nilai Raport: 448.818 poin
Nilai Ujian Terstandar: 260 poin
Nilai Akhir: 354.41 poin
Qorina Nufah Mazaya
Peringkat kedelapan diraih siswa lulusan SMP Salman Alfarisi dengan skor ujian terstandar 260 poin. Ia kehilangan poin pada 4 butir soal selama ujian berlangsung. Jarak tempat tinggalnya dengan sekolah tercatat 5,37 kilometer.
Skor Nilai Raport: 446.727 poin
Nilai Ujian Terstandar: 260 poin
Nilai Akhir: 353.36 poin
Khaleb Jhonwesly Silaban
Siswa asal SMP Negeri 2 Kota Tangerang Selatan menempati peringkat kesembilan dengan skor ujian terstandar 260 poin. Sebanyak 4 butir soal tidak berhasil ia jawab dengan benar. Jarak domisilinya dengan sekolah mencapai 10,27 kilometer.
Skor Nilai Raport: 446.0 poin
Nilai Ujian Terstandar: 260 poin
Nilai Akhir: 353.0 poin
Agni Muhsinayafiq
Peringkat kesepuluh ditempati lulusan SMP Negeri 14 Depok dengan skor ujian terstandar 240 poin. Ia tidak mendapatkan poin untuk 6 butir soal pada tes. Jarak tempat tinggalnya dengan sekolah tercatat 3,41 kilometer.
Skor Nilai Raport: 464.818 poin
Nilai Ujian Terstandar: 240 poin
Nilai Akhir: 352.41 poin