Jumlah pekerja di Kabupaten Simalungun dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan. Secara historis, tahun 2022 tercatat 430,97 ribu pekerja, pada 2023 kemudian meningkat menjadi 536,29 ribu pekerja dan untuk 2024 tercatat sebanyak 539,97 ribu pekerja.
Data penduduk yang bekerja ini dihasilkan dari survei sakernas tahunan yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Definisi penduduk yang bekerja dalam metode survei sakernas di definisikan seperti berikut. Penduduk adalah mereka yang telah berusia 15 tahun ke atas.
(Baca: Persentase Pengangguran 2024 di Kabupaten Sumba Tengah 1,89%)
Arti penduduk yang bekerja yakni mereka yang melakukan pekerjaan dengan maksud memperoleh atau membantu memperoleh penghasilan atau keuntungan paling sedikit selama satu jam dalam seminggu terakhir. Bekerja selama satu jam tersebut harus dilakukan berturut-turut dan tidak terputus.
Sementara itu, menurut catatan BPS, tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Simalungun pada Desember 2024, berkurang 0,18% menjadi 5,17% dibandingkan dengan Desember 2023. Sementara dibanding Desember 2022, tingkat pengangguran terbuka (TPT) juga tercatat turun dari sebelumnya yang mencapai 5,51%.
Tingkat pengangguran terbuka (TPT) bersumber dari BPS. Data diproduksi tahunan dengan satuan persen. Data ini tersedia untuk periode 2018-2024.
Penduduk usia kerja adalah penduduk berumur 15 tahun ke atas. Mereka yang disebut pengangguran yakni:
a. Penduduk yang tidak punya pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan.
b. Tidak punya pekerjaan dan sedang mempersiapkan usaha baru.
c. Tidak punya pekerjaan dan tidak mencari pekerjaan, karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.
d. Sudah punya pekerjaan/usaha, tetapi belum mulai bekerja/berusaha.
Definisi dari TPT adalah persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja.
Pengurangan data tingkat pengangguran terbuka (TPT) tahun ini bisa tergambar dari kondisi jumlah angkatan kerja dan jumlah penduduk yang bekerja. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Simalungun dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan. Secara historis, tahun 2022 tercatat 456,08 ribu pekerja, pada 2023 kemudian meningkat menjadi 566,62 ribu pekerja dan untuk 2024 tercatat sebanyak 569,4 ribu pekerja.
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 137 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2024 yakni 4,1%.
Berkurangnya data tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Simalungun tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi yang anjlok di tahun 2024. Perekonomian di wilayah ini pada 2024 lalu tercatat 4,89 persen. Sebelumnya pada 2023 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 5,07 persen.
Data Kependudukan di Kabupaten Simalungun:
Jumlah penduduk di Kabupaten Simalungun tercatat 1,02 juta jiwa data per 2024. Angka ini terus turun. Selama lima tahun terakhir, rata-rata pertumbuhan tahunan (CAGR) jumlah penduduk di wilayah ini sebesar 3,43%. Pertumbuhan ini lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan lima tahun sebelumnya yang tercatat 0,62%.
(Baca: Jumlah Angkatan Kerja dan Persentase Pengangguran di Kabupaten Pacitan)
Dibandingkan dengan kabupaten/kota lain di provinsi Sumatera Utara, jumlah penduduk Kabupaten Simalungun masuk dalam urutan lima besar, sementara bila dikelompokkan menurut pulau, kabupaten/kota ini di urutan 11.
Data BPS 2024, 682,63 ribu atau sekitar 66,76% penduduk di Kabupaten Simalungun adalah kelompok produktif yang berusia 15-59 tahun. Adapun 20,52% dari total penduduk atau sekitar 209,79 ribu adalah anak-anak (usia 0-14 tahun) dan 12,73% lainnya adalah penduduk dengan usia lebih dari 60 tahun.
Berikut ini jumlah penduduk menurut umur di Kabupaten Simalungun pada Juni 2024 bersumber dari publikasi BPS :
- Umur 0-4 tahun 41,64 ribu jiwa (4,07%)
- Umur 5-9 tahun 76,25 ribu jiwa (7,46%)
- Umur 10-14 tahun 91,9 ribu jiwa (8,99%)
- Umur 15-19 tahun 98,43 ribu jiwa (9,63%)
- Umur 20-24 tahun 92,94 ribu jiwa (9,09%)
- Umur 25-29 tahun 81,75 ribu jiwa (7,99%)
- Umur 30-34 tahun 74,45 ribu jiwa (7,28%)
- Umur 35-39 tahun 77,48 ribu jiwa (7,58%)
- Umur 40-44 tahun 81,36 ribu jiwa (7,96%)
- Umur 45-49 tahun 67,98 ribu jiwa (6,65%)
- Umur 50-54 tahun 59,3 ribu jiwa (5,8%)
- Umur 55-59 tahun 48,93 ribu jiwa (4,79%)
- Umur 60-64 tahun 41,5 ribu jiwa (4,06%)
- Umur 65-69 tahun 34,66 ribu jiwa (3,39%)
- Umur 70-74 tahun 25,49 ribu jiwa (2,49%)
- Umur lebih dari 75 tahun 28,49 ribu jiwa (2,79%)