Badan Pusat Statistik (BPS) merilis tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Musi Banyuasin mencapai 2,13% pada 2024. Angka ini berkurang 0,45% dibandingkan Desember 2023 yang tercatat 2,58%. Sementara, dibandingkan dengan Desember 2022, angkanya turun 2,27%.
Sejak Desember 2018, tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Musi Banyuasin menunjukkan tren pengurangan dari sisi jumlah kondisi yang sama terjadi lima semester setelah pandemi Covid-19 sejak 2020 lalu, turut mendorong tingkat pengangguran terbuka (TPT) turun di Kabupaten Musi Banyuasin.
(Baca: Persentase Pengangguran 2024 di Kabupaten Buleleng 2,06%)
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 444 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2024 yakni 4,1%.
Pengurangan data tingkat pengangguran terbuka (TPT) tahun ini bisa tergambar dari kondisi jumlah angkatan kerja dan jumlah penduduk yang bekerja. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Musi Banyuasin dalam tiga tahun terakhir menurun. Secara historis, tahun 2022 tercatat 346,28 ribu pekerja, pada 2023 kemudian turun menjadi 337,19 ribu pekerja dan untuk 2024 tercatat sebanyak 329,61 ribu pekerja.
(Baca: Jumlah Penduduk Bekerja di Kota Tidore Kepulauan 61.465 dan Angka Pengangguran 3,49%)
Sedangkan untuk jumlah penduduk yang bekerja, Jumlah pekerja di Kabupaten Musi Banyuasin dalam tiga tahun terakhir menurun. Secara historis, tahun 2022 tercatat 331,04 ribu pekerja, pada 2023 kemudian turun menjadi 328,48 ribu pekerja dan untuk 2024 tercatat sebanyak 322,58 ribu pekerja.
Berkurangnya data tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Musi Banyuasin tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi di wilayah ini yang juga terus meningkat di tahun 2024. Perekonomian di wilayah ini pada 2024 lalu tercatat 4,94 persen. Sebelumnya pada 2023 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 4,51 persen.
Berikut ini sepuluh kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terbesar di provinsi Sumatera Selatan pada 2024 yakni :
- Kota Palembang 6,98%
- Kota Lubuk Linggau 5,29%
- Kota Prabumulih 4,94%
- Kabupaten Musi Rawas Utara 4,91%
- Kabupaten Muara Enim 4,09%
- Kabupaten Ogan Komering Ulu 4,05%
- Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir 3,72%
- Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur 3,45%
- Kabupaten Ogan Komering Ilir 3,38%
- Kabupaten Banyuasin 3,24%
Berikut ini sepuluh kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terkecil pada 2024 yakni :
- Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan 1,8%
- Kabupaten Musi Rawas 1,94%
- Kabupaten Musi Banyuasin 2,13%
- Kota Pagar Alam 2,34%
- Kabupaten Ogan Ilir 2,65%
- Kabupaten Empat Lawang 2,84%
- Kabupaten Lahat 3,11%
- Kabupaten Banyuasin 3,24%
- Kabupaten Ogan Komering Ilir 3,38%
- Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur 3,45%