Menurut catatan Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Kampar pada Desember 2025, bertambah 0,9 persen menjadi 4,57 persen dibandingkan dengan Desember 2024. Sementara dibanding Desember 2023, tingkat pengangguran terbuka (TPT) juga tercatat naik dari sebelumnya yang sebesar 3,38 persen .
Tingkat pengangguran terbuka (TPT) bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS). Data diproduksi tahunan dengan satuan persen. Data ini tersedia untuk periode 2018-2024.
(Baca: Provinsi dengan Populasi Sapi Potong Jantan yang Bisa Dipotong Tertinggi di Indonesia (2025))
Penduduk usia kerja adalah penduduk berumur 15 tahun ke atas. Mereka yang disebut pengangguran yakni:
a. Penduduk yang tidak punya pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan.
b. Tidak punya pekerjaan dan sedang mempersiapkan usaha baru.
c. Tidak punya pekerjaan dan tidak mencari pekerjaan, karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.
d. Sudah punya pekerjaan/usaha, tetapi belum mulai bekerja/berusaha.
Definisi dari TPT adalah persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja.
Besarnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) dalam lima semester terakhir, pernah berada di titik tertinggi pada 2020 sebesar 6,15% dan terendah pernah tercatat pada 2023 silam sebesar 3,38%.
(Baca: Statistik PDRB ADHB Sektor Pergudangan dan Jasa Penunjang Angkutan; Pos dan Kurir Periode 2013-2025)
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 187 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2025 yakni 4,2 persen .
Naiknya tingkat pengangguran terbuka (TPT) tak terlepas dari data jumlah angkatan kerja di wilayah ini. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Kampar dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan. Secara historis, tahun 2023 tercatat 382,55 ribu pekerja, pada 2024 kemudian meningkat menjadi 414,64 ribu pekerja dan untuk 2025 tercatat sebanyak 428,44 ribu pekerja.
Sedangkan untuk jumlah penduduk yang bekerja, Jumlah pekerja di Kabupaten Kampar mengalami trend kenaikan dalam 16 tahun terakhir. Kemudian usai pandemi covid berakhir, untuk enam tahun terakhir, jumlah pekerja juga dalam tren naik. Tercatat pada tahun 2023 jumlah pekerja sebanyak 369,63 ribu pekerja kemudian jumlahnya naik menjadi 411,47 ribu pekerja pada tahun 2025.
Meningkatnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Kampar tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi yang naik signifikan di tahun 2025. Perekonomian di wilayah ini pada 2025 lalu tercatat 5,02 persen. Sebelumnya pada 2024 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 2,72 persen .
Berikut ini sepuluh kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terbesar di provinsi Riau pada 2025 yakni :
- Kabupaten Kepulauan Meranti 5,43 persen
- Kabupaten Bengkalis 5,32 persen
- Kabupaten Siak 5,3 persen
- Kota Pekanbaru 5,25 persen
- Kabupaten Kampar 4,57 persen
- Kota Dumai 4,51 persen
- Kabupaten Rokan Hilir 4,41 persen
- Kabupaten Rokan Hulu 3,17 persen
- Kabupaten Indragiri Hilir 3,01 persen
- Kabupaten Kuantan Singingi 2,84 persen
Berikut ini sepuluh kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terkecil pada 2025 yakni :
- Kabupaten Pelalawan 2,42 persen
- Kabupaten Indragiri Hulu 2,59 persen
- Kabupaten Kuantan Singingi 2,84 persen
- Kabupaten Indragiri Hilir 3,01 persen
- Kabupaten Rokan Hulu 3,17 persen
- Kabupaten Rokan Hilir 4,41 persen
- Kota Dumai 4,51 persen
- Kabupaten Kampar 4,57 persen
- Kota Pekanbaru 5,25 persen
- Kabupaten Siak 5,3 persen