Menurut catatan Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Pringsewu pada Desember 2025, bertambah 0,26% menjadi 4,65% dibandingkan dengan Desember 2024. Sementara dibanding Desember 2023, tingkat pengangguran terbuka (TPT) turun karena sebelumnya tercatat 4,66%.
Tingkat pengangguran terbuka (TPT) bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS). Data diproduksi tahunan dengan satuan persen. Data ini tersedia untuk periode 2018-2024.
(Baca: Jumlah Penduduk Bekerja di Kabupaten Bangkalan 571,83 Ribu dan Angka Pengangguran 5,31%)
Penduduk usia kerja adalah penduduk berumur 15 tahun ke atas. Mereka yang disebut pengangguran yakni:
a. Penduduk yang tidak punya pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan.
b. Tidak punya pekerjaan dan sedang mempersiapkan usaha baru.
c. Tidak punya pekerjaan dan tidak mencari pekerjaan, karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.
d. Sudah punya pekerjaan/usaha, tetapi belum mulai bekerja/berusaha.
Definisi dari TPT adalah persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja.
Besarnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) dalam lima semester terakhir, pernah berada di titik tertinggi pada 2020 sebesar 5,77% dan terendah pernah tercatat pada 2018 silam sebesar 4,13%.
(Baca: Persentase Pengangguran 2025 di Kabupaten Kep. Siau Tagulandang Biaro 2,41%)
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 179 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2025 yakni 4,2%.
Naiknya tingkat pengangguran terbuka (TPT) tak terlepas dari data jumlah angkatan kerja di wilayah ini. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Pringsewu dalam tiga tahun terakhir menurun. Secara historis, tahun 2023 tercatat 231,9 ribu pekerja, pada 2024 kemudian meningkat menjadi 235,99 ribu pekerja dan untuk 2025 tercatat sebanyak 234,25 ribu pekerja.
Sedangkan untuk jumlah penduduk yang bekerja, Jumlah pekerja di Kabupaten Pringsewu mengalami trend kenaikan dalam 13 tahun terakhir. Namun sebaliknya, kondisi pasca covid dalam enam tahun terakhir, jumlah pekerja dalam tren naik. Tercatat pada tahun 2023 jumlah pekerja sebanyak 221,08 ribu pekerja, kemudian jumlahnya turun dari tahun sebelumnya sebanyak 780 pekerja menjadi 224,85 ribu pekerja pada tahun 2025.
Meningkatnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Pringsewu tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi yang anjlok di tahun 2024. Perekonomian di wilayah ini pada 2024 lalu tercatat 4,58 persen. Sebelumnya pada 2023 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 4,78 persen.
Berikut ini sepuluh kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terbesar di provinsi Lampung pada 2025 yakni :
- Kota Bandar Lampung 7,56%
- Kabupaten Lampung Utara 5,78%
- Kabupaten Lampung Selatan 4,67%
- Kabupaten Pringsewu 4,65%
- Kabupaten Pesawaran 4,17%
- Kabupaten Tulang Bawang Barat 3,71%
- Kota Metro 3,55%
- Kabupaten Way Kanan 3,51%
- Kabupaten Tanggamus 3,44%
- Kabupaten Pesisir Barat 3,27%
Berikut ini sepuluh kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terkecil pada 2025 yakni :
- Kabupaten Lampung Barat 2,11%
- Kabupaten Mesuji 2,68%
- Kabupaten Lampung Timur 3,18%
- Kabupaten Tulang Bawang 3,19%
- Kabupaten Lampung Tengah 3,27%
- Kabupaten Pesisir Barat 3,27%
- Kabupaten Tanggamus 3,44%
- Kabupaten Way Kanan 3,51%
- Kota Metro 3,55%
- Kabupaten Tulang Bawang Barat 3,71%