Badan Pusat Statistik (BPS) menghimpun data PDRB ADHK sektor konstruksi di seluruh provinsi Indonesia. Dari hasil pendataan, berikut ini adalah 10 provinsi yang paling banyak mendapatkan poin PDRB ADHK sektor konstruksi di tanah air.
(Baca: PDRB ADHB di Kabupaten Tabanan Menurut Sektor pada 2024)
Urutan pertama adalah DKI Jakarta, wilayah ini mencatatkan hingga Rp58,26 triliun. Provinsi ini mencatatkan peningkatan Rp1069.8 miliar dibandingkan dengan kuartal sebelumnya.
Setelahnya Jawa Timur di urutan kedua. Dibandingkan dengan periode yang sama kuartal sebelumnya, PDRB ADHK sektor konstruksi di provinsi ini tumbuh 5,58%. Periode yang sama kuartal sebelumnya PDRB ADHK sektor konstruksi di provinsi ini tercatat Rp44,35 triliun.
Selanjutnya, PDRB ADHK sektor konstruksi di Jawa Barat naik 6,79% menjadi Rp37,36 triliun dibandingkan dengan periode yang sama kuartal sebelumnya, Jawa Tengah dengan PDRB ADHK sektor konstruksi Rp32,01 triliun (naik 8,9%) dan PDRB ADHK sektor konstruksi di Sumatera Utara naik 0,02% menjadi Rp19,41 triliun dibandingkan dengan periode yang sama kuartal sebelumnya
(Baca: Jumlah Sekolah SMA di Kalimantan Utara 2018 - 2024)
Berikut ini sepuluh provinsi dengan PDRB ADHK sektor konstruksi tertinggi pada Juni 2025:
- DKI Jakarta Rp58,26 triliun
- Jawa Timur Rp46,35 triliun
- Jawa Barat Rp37,36 triliun
- Jawa Tengah Rp32,01 triliun
- Sumatera Utara Rp19,41 triliun
- Banten Rp15,68 triliun
- Kalimantan Timur Rp13,03 triliun
- Riau Rp12,91 triliun
- Sulawesi Selatan Rp11,53 triliun
- Sumatera Selatan Rp10,9 triliun