Data per Juni 2025, pertumbuhan PDRB ADHK sektor konstruksi di Bali tercatat 5,96% menjadi Rp4.379,54 miliar. Sebelumnya, Bali pernah mencatatkan rekor pertumbuhan pada Desember 2011 sebesar 7,71% dan untuk rata-rata dalam enam tahun terakhir yakni sebesar 0,44%.
DKI Jakarta mencatatkan PDRB ADHK sektor konstruksi tertinggi dengan Rp58,26 triliun. Di provinsi ini, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perkembangan data kuartalan di wilayah ini naik 1,87% dibandingkan dengan periode yang sama kuartal sebelumnya.
(Baca: PDRB ADHB di Kabupaten Demak Menurut Sektor pada 2024)
Berikutnya adalah Jawa Timur yang mencatatkan PDRB ADHK sektor konstruksi Rp46,35 triliun lebih tinggi periode yang sama kuartal sebelumnya. Sedangkan untuk data kuartalan, PDRB ADHK sektor konstruksi di provinsi ini naik 4,5% dibandingkan dengan sebelumnya.
Kemudian, PDRB ADHK sektor konstruksi di Jawa Barat naik 6,79% menjadi Rp37,36 triliun dibandingkan dengan periode yang sama kuartal sebelumnya, Jawa Tengah dengan PDRB ADHK sektor konstruksi Rp32,01 triliun (naik 8,9%) dan PDRB ADHK sektor konstruksi di Sumatera Utara naik 0,02% menjadi Rp19,41 triliun dibandingkan dengan periode yang sama kuartal sebelumnya
(Baca: Nilai PDRB ADHB Konstruksi di Kep. Bangka Belitung | 2025)
Berikut ini sepuluh provinsi dengan PDRB ADHK sektor konstruksi tertinggi pada Juni 2025:
- DKI Jakarta Rp58,26 triliun
- Jawa Timur Rp46,35 triliun
- Jawa Barat Rp37,36 triliun
- Jawa Tengah Rp32,01 triliun
- Sumatera Utara Rp19,41 triliun
- Banten Rp15,68 triliun
- Kalimantan Timur Rp13,03 triliun
- Riau Rp12,91 triliun
- Sulawesi Selatan Rp11,53 triliun
- Sumatera Selatan Rp10,9 triliun