Rata-rata PDRB ADHK sektor konstruksi di Indonesia saat ini sebesar Rp9.809,87 miliar data per September 2024. Hanya sebagian kecil saja provinsi, kondisi saat ini terlihat lebih tinggi dibandingkan dengan periode yang sama kuartal sebelumnya.
(Baca: Pengangguran Terbuka Periode 2013-2024)
DKI Jakarta mencatatkan PDRB ADHK sektor konstruksi tertinggi dengan Rp58,24 triliun. Di provinsi ini, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perkembangan data kuartalan di wilayah ini naik 3,61% dibandingkan dengan periode yang sama kuartal sebelumnya.
Menyusul di urutan berikutnya adalah Jawa Timur. Jumlah PDRB ADHK sektor konstruksi di provinsi ini dilaporkan Rp45,93 triliun. Adapun untuk periode sebelumnya tercatat sebanyak Rp43,96 triliun.
Berikutnya, PDRB ADHK sektor konstruksi di Jawa Barat naik 7,3% menjadi Rp36,11 triliun dibandingkan dengan periode yang sama kuartal sebelumnya, Jawa Tengah dengan PDRB ADHK sektor konstruksi Rp32,27 triliun (naik 8,81%) dan PDRB ADHK sektor konstruksi di Sumatera Utara naik 5,7% menjadi Rp20,03 triliun dibandingkan dengan periode yang sama kuartal sebelumnya
(Baca: Statistik Persentase Penduduk Miskin di Kabupaten Blora 2015-2024)
Berikut ini sepuluh provinsi dengan PDRB ADHK sektor konstruksi tertinggi pada September 2024:
- DKI Jakarta Rp58,24 triliun
- Jawa Timur Rp45,93 triliun
- Jawa Barat Rp36,11 triliun
- Jawa Tengah Rp32,27 triliun
- Sumatera Utara Rp20,03 triliun
- Riau Rp13,87 triliun
- Banten Rp13,78 triliun
- Kalimantan Timur Rp13,33 triliun
- Sulawesi Selatan Rp12,34 triliun
- Kep. Riau Rp10,16 triliun