Berdasarkan data Kementerian Pertanian, total produksi kangkung seluruh Indonesia pada 2024 mencapai 313,56 ribu ton.
Produksi kangkung tersebut turun 4,71% dibandingkan tahun sebelumnya.
(Baca: Produksi Sawo Periode 2013-2023)
Jawa Barat berada di urutan pertama. Di provinsi ini, Kementerian Pertanian mencatat jumlah produksi kangkung sebanyak 63,44 ribu ton. Perkembangan data tahunan di wilayah ini naik 0,38% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.
Berikutnya adalah Jawa Timur yang mencatatkan produksi kangkung 30,27 ribu ton lebih kecil periode yang sama tahun sebelumnya. Sedangkan untuk data tahunan, produksi kangkung di provinsi ini turun 0,89% dibandingkan dengan sebelumnya.
Kemudian, Jawa Tengah dengan produksi kangkung 28,51 ribu ton (turun 5,41%), produksi kangkung di Sumatera Utara turun 2,22% menjadi 24,46 ribu ton dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya dan Lampung dengan produksi kangkung 13,41 ribu ton (naik 1,65%)
(Baca: Produksi Telur Itik/Itik Manila Periode 2013-2025)
Berikut ini adalah daftar sepuluh provinsi yang mencatatkan produksi kangkung dengan jumlah tertinggi:
- Jawa Barat 63,44 ribu ton
- Jawa Timur 30,27 ribu ton
- Jawa Tengah 28,51 ribu ton
- Sumatera Utara 24,46 ribu ton
- Lampung 13,41 ribu ton
- Riau 12,18 ribu ton
- Nusa Tenggara Timur 11,25 ribu ton
- Banten 10,28 ribu ton
- Sulawesi Selatan 9.831,65 ton
- Kalimantan Timur 9.094,36 ton