Menurut publikasi Badan Pusat Statistik (BPS), data per 2025, populasi sapi potong jantan yang bisa dipotong jika ditotal untuk 10 provinsi teratas besarnya mencapai 10,7 juta ekor. Nilai dari jumlah 10 provinsi tersebut, proporsinya mencapai 79,35% dari total seluruh provinsi.
Jawa Timur mencatatkan populasi sapi potong jantan yang bisa dipotong tertinggi dengan 3,67 juta ekor. Di provinsi ini, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perkembangan data tahunan di wilayah ini naik 1,49% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Nusa tenggara barat berada di urutan kedua. Dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, populasi sapi potong jantan yang bisa dipotong di provinsi ini tumbuh 2,44%. Jumlah populasi sapi potong jantan yang bisa dipotong di provinsi ini dilaporkan 1,34 juta ekor. Sedangkan untuk statistik tahunan jumlah populasi sapi potong jantan yang bisa dipotong terlihat naik 2,44% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 1,31 juta ekor.
(Baca: Populasi Sapi Potong Jantan yang Bisa Dipotong Periode 2013-2025)
Berikutnya, populasi sapi potong jantan yang bisa dipotong di Jawa Tengah naik 0,77% menjadi 1,29 juta ekor dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, Lampung dengan populasi sapi potong jantan yang bisa dipotong 905,32 ribu ekor (naik 3,07%) dan Sulawesi Selatan dengan populasi sapi potong jantan yang bisa dipotong 838,48 ribu ekor (naik 2,11%)
(Baca: Pendapatan Asli Daerah Periode 2013-2025)
Berikut ini adalah daftar sepuluh provinsi yang mencatatkan populasi sapi potong jantan yang bisa dipotong dengan jumlah tertinggi:
- Jawa Timur 3,67 juta ekor
- Nusa Tenggara Barat 1,34 juta ekor
- Jawa Tengah 1,29 juta ekor
- Lampung 905,32 ribu ekor
- Sulawesi Selatan 838,48 ribu ekor
- Sumatera Utara 748,29 ribu ekor
- Nusa Tenggara Timur 622,28 ribu ekor
- Aceh 466,91 ribu ekor
- Sumatera Barat 411,05 ribu ekor
- Bali 399,37 ribu ekor