Menurut publikasi Kementerian Pertanian - Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, data per 2024, populasi sapi potong jika ditotal untuk 10 provinsi teratas besarnya mencapai 9,17 juta ekor. Nilai dari jumlah 10 provinsi tersebut, proporsinya mencapai 78,46% dari total seluruh provinsi.
Urutan pertama adalah Jawa Timur, wilayah ini mencatatkan hingga 3,11 juta ekor. Provinsi ini mencatatkan peningkatan 53.927 ekor dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
(Baca: Tenaga Kependidikan SMP Swasta Perempuan Periode 2017-2024)
Setelahnya Jawa Tengah di urutan kedua. Dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, populasi sapi potong di provinsi ini tumbuh 3,58%. Periode yang sama tahun sebelumnya populasi sapi potong di provinsi ini tercatat 1,21 juta ekor.
Selanjutnya, populasi sapi potong di Lampung naik 12,94% menjadi 820,25 ribu ekor dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, Sulawesi Selatan dengan populasi sapi potong 814,18 ribu ekor (naik 4,64%) dan populasi sapi potong di Nusa Tenggara Barat naik 4,89% menjadi 811,89 ribu ekor dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya
(Baca: Statistik Persentase Rumah Tangga Berdasarkan Jenis Lantai Terluas Tanah Periode 2021-2025)
Berikut ini adalah daftar sepuluh provinsi yang mencatatkan populasi sapi potong dengan jumlah tertinggi:
- Jawa Timur 3,11 juta ekor
- Jawa Tengah 1,26 juta ekor
- Lampung 820,25 ribu ekor
- Sulawesi Selatan 814,18 ribu ekor
- Nusa Tenggara Barat 811,89 ribu ekor
- Sumatera Utara 762,22 ribu ekor
- Nusa Tenggara Timur 593,64 ribu ekor
- Jawa Barat 366,39 ribu ekor
- Bali 353,27 ribu ekor
- DI Yogyakarta 285,06 ribu ekor