Data per 2025, persentase rumah tangga berdasarkan jenis lantai terluas tanah di Papua Barat tercatat 0,61%. Sebelumnya, Papua Barat pernah mencatatkan persentase dengan angka tertinggi pada 2021 sebesar 1,73%. Sedangkan rata-rata lima tahun terakhir yakni tercatat tumbuh nan%.
Daftar 10 Terbesar:
(Baca: Harga Beras Kualitas Bawah I di Papua Paling Mahal di Indonesia (Rabu, 7 Januari 2026))
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), rata-rata persentase rumah tangga berdasarkan jenis lantai terluas tanah untuk 10 provinsi teratas data per 2025 adalah 1,35%.
Persentase rumah tangga berdasarkan jenis lantai terluas tanah tersebut turun 52.19% dibandingkan tahun sebelumnya.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Papua Pegunungan tercatat dengan persentase rumah tangga berdasarkan jenis lantai terluas tanah tertinggi, yaitu 19,55%. Persentase rumah tangga berdasarkan jenis lantai terluas tanah di Papua Pegunungan saat ini setara dengan 38,06% dari total seluruh provinsi.
(Baca: Harga Gula Pasir Lokal di Pasar Modern Periode Januari 2025-2026)
Setelahnya Nusa Tenggara Timur di urutan kedua. Dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, persentase rumah tangga berdasarkan jenis lantai terluas tanah di provinsi ini tumbuh 6,11%. persentase rumah tangga berdasarkan jenis lantai terluas tanah di provinsi ini dilaporkan 6,11%. Adapun untuk periode sebelumnya tercatat sebanyak 9,78%.
Berikutnya, persentase rumah tangga berdasarkan jenis lantai terluas tanah di Papua Tengah tercatat di angka 5,28%, persentase rumah tangga berdasarkan jenis lantai terluas tanah di Jawa Tengah tercatat di angka 4,59% dan Jawa Timur dengan persentase rumah tangga berdasarkan jenis lantai terluas tanah 3,17%
Berikut ini sepuluh provinsi dengan persentase rumah tangga berdasarkan jenis lantai terluas tanah tertinggi pada 2025:
- Papua Pegunungan 19,55 %
- Nusa Tenggara Timur 6,11 %
- Papua Tengah 5,28 %
- Jawa Tengah 4,59 %
- Jawa Timur 3,17 %
- Maluku Utara 1,49 %
- Banten 1,15 %
- Jawa Barat 1,11 %
- Sulawesi Utara 0,98 %
- Sumatera Selatan 0,94 %