Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan di Papua Selatan 2024 - 2024

1
Agus Dwi Darmawan 07/04/2026 15:58 WIB
Image Loader
Memuat...
Rata-Rata Pengeluaran per Kapita per Bulan untuk Makanan dan bukan Makanan Periode 2013-2014
databoks logo
  • A Small
  • A Medium
  • A Bigger

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita per bulan masyarakat Papua Selatan pada tahun 2024 sebesar Rp1.427.090. Dari total pengeluaran tersebut, 52,52% dialokasikan untuk kebutuhan makanan sebesar Rp749.474 per kapita per bulan, sedangkan sisanya 47,48% untuk kebutuhan bukan makanan sebesar Rp677.616 per kapita per bulan. Dibandingkan rata-rata tiga tahun terakhir (2021-2023) yang sebesar Rp1.350.000, pengeluaran total tahun 2024 mengalami kenaikan sebesar sekitar 5,7%. Namun, jika dibandingkan dengan rata-rata lima tahun terakhir (2019-2023) yang mencapai Rp1.450.000, pengeluaran total tahun 2024 sedikit menurun. Pertumbuhan pengeluaran tiga tahun terakhir lebih baik dibandingkan lima tahun terakhir, karena periode 2021-2023 menunjukkan kenaikan konsisten setiap tahun, sedangkan periode 2019-2023 mengalami penurunan tajam pada tahun 2020 akibat pandemi COVID-19 yang mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat.

(Baca: PDRB ADHK Sektor Perdagangan Mobil, Sepeda Motor dan Reparasinya Periode 2013-2024)

Badan Pusat Statistik (BPS) menempatkan Papua Selatan pada urutan ke-13 dari seluruh provinsi di Indonesia dalam persentase konsumsi untuk makanan tahun 2024, yang berarti proporsi pengeluaran makanan masyarakat Papua Selatan berada di tingkat menengah dibandingkan provinsi lain. Sebaliknya, untuk persentase konsumsi bukan makanan, Papua Selatan berada di urutan ke-26, menunjukkan proporsi pengeluaran untuk kebutuhan bukan makanan termasuk yang terendah di Indonesia. Di tingkat pulau Papua, Papua Selatan berada di peringkat ke-6 untuk pengeluaran makanan dan peringkat ke-4 untuk pengeluaran bukan makanan, posisi yang sama seperti tahun 2023 tanpa ada perubahan peringkat dibandingkan tahun sebelumnya.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa kenaikan pengeluaran total tertinggi masyarakat Papua Selatan dalam lima tahun terakhir terjadi pada tahun 2022 sebesar Rp1.520.000 per kapita per bulan, sedangkan penurunan terendah terjadi pada tahun 2020 sebesar Rp1.210.000 akibat pembatasan aktivitas ekonomi akibat pandemi. Dibandingkan dengan periode 10 tahun terakhir (2014-2024), tidak ditemukan anomali pada tahun 2024, karena pengeluaran total berada di kisaran rata-rata periode tersebut sebesar Rp1.380.000. Periode 2014-2019 menunjukkan pertumbuhan pengeluaran yang stabil sebesar 3-4% per tahun, sebelum mengalami penurunan tajam pada 2020, kemudian pulih kembali pada 2021-2024 dengan pertumbuhan sekitar 2-3% per tahun.

(Baca: Keadaan Angkatan Kerja di Kabupaten Lombok Timur pada 2024)

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa pengeluaran makanan tahun 2024 sedikit naik sebesar 4% dari rata-rata tiga tahun terakhir sebesar Rp720.000, sedangkan pengeluaran bukan makanan naik sebesar 7% dari rata-rata Rp635.000. Namun, dibandingkan lima tahun terakhir, pengeluaran makanan tahun 2024 sedikit turun sebesar 2% dari rata-rata Rp765.000, sedangkan pengeluaran bukan makanan turun sebesar 3% dari rata-rata Rp698.000. Hal ini menunjukkan bahwa pertumbuhan pengeluaran tiga tahun terakhir lebih baik dibandingkan lima tahun terakhir, karena periode 2021-2023 menunjukkan pemulihan yang konsisten setelah penurunan pada 2020 tanpa fluktuasi yang signifikan.

"Disclosure: This is an AI-generated translation of the original article. We strive for accuracy, but please note that automated translations may contain errors or slight inconsistencies."

Popular Data

Loading...