Produk domestik bruto (PDRB) harga berlaku (ADHB) di Kabupaten Tabanan, pada 2024 tercatat Rp27,65 juta. PDRB di kabupaten/kota ini tumbuh 4,94% dibandingkan dengan tahun sebelumnya Rp25,53 juta .
Dibandingkan dengan masa pandemi covid pada tahun 2020, pertumbuhan ekonomi di wilayah ini terlihat lebih tinggi. Sebelumnya pertumbuhan pada akhir tahun 2021 pasca covid tercatat turun 1,98%.
(Baca: PDRB ADHB di Kabupaten Minahasa Tenggara Menurut Sektor pada 2024)
Menurut publikasi BPS, dengan total penduduk yang mencapai 476,47 ribu jiwa, PDRB per kapita di wilayah ini tercatat Rp59.123 ribu/kapita/tahun. PDRB per kapita ini secara nasional berada di urutan 192.
Dari 17 sektor yang mendorong pergerakan ekonomi di kabupaten/kota ini, sektor pertanian, kehutanan dan perikanan menjadi unggulan.
Di urutan pertama yakni sektor pertanian, kehutanan dan perikanan. Pada 2024 lalu, sektor ini memberikan kontribusi PDRB terbesar dengan nilai mencapai Rp6,17 jutajuta. PDRB ini tumbuh 2,57%.
Kemudian sektor penyediaan akomodasi dan makan minum tumbuh 12,15% menjadi Rp5,53 jutajuta, PDRB sektor konstruksi yang kali ini tumbuh 2,71% menjadi Rp2,59 jutajuta.
(Baca: Harga Minyak Goreng Kemasan Bermerk 1 di Pasar Tradisional Periode Maret 2025-2026)
Sektor terakhir memberikan kontribusi di urutan lima besar adalah administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib dengan PDRB Rp2,01 jutajuta. Sektor ini tercatat tumbuh 1,67% dibandingkan capaian tahun sebelumnya dengan angka Rp1,96 jutajuta.
Distribusi PDRB di Kabupaten Tabanan pada 2024
Menurut tingkat distribusinya, sektor utama yang menyumbang pertumbuhan terbesar PDRB di Kabupaten Tabanan ini adalah sektor pertanian, kehutanan dan perikanan dengan kontribusi mencapai 20,55%. Sektor lainnya diurutan lima besar adalah sektor penyediaan akomodasi dan makan minum, sektor konstruksi, sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor, dan sektor administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib.
Sedangkan untuk sektor dengan distribusi terkecil adalah Sektor Transportasi dan Pergudangan,Sektor Jasa Perusahaan,Sektor Pertambangan dan Penggalian,Sektor Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang dan Sektor Pengadaan Listrik dan Gas.