Desember 2025, Jumlah Penduduk Miskin di DKI Jakarta 464,87 Ribu Jiwa

1
Agus Dwi Darmawan 12/06/2026 09:09 WIB
Image Loader
Memuat...
Data Historis Jumlah Penduduk Miskin di DKI Jakarta Periode 2020-2025
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Jumlah penduduk miskin di DKI Jakarta pada Desember 2025, bertambah 15.800 jiwa menjadi 464,87 ribu jiwa dibandingkan dengan September 2024. Sementara jika dibandingkan dengan Maret 2024, Jumlah penduduk miskin turun dari sebelumnya yang mencapai 464,93 ribu jiwa.

Naiknya jumlah penduduk miskin di provinsi ini, tidak memberikan dampak terhadap persentase penduduk miskin yang terpantau justru menurun. Menurut catatan Badan Pusat Statistik (BPS), persentase penduduk miskin di DKI Jakarta pada September 2025, berkurang menjadi 4,03 persen dibandingkan dengan Maret 2025. Sementara dibanding September 2024, persentase penduduk miskin juga tercatat turun dari sebelumnya yang mencapai 4,14 persen.

(Baca: 4,36% Penduduk di Kabupaten Bekasi Masuk Kategori Miskin)

Persentase penduduk miskin menurut provinsi adalah data mentah yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS). Data diproduksi semesteran dengan satuan persen.

Definisi penduduk miskin menurut BPS mengacu pada konsep kemampuan memenuhi kebutuhan dasar (basic needs approach). Konsep ini mengacu pada Handbook on Poverty and Inequality yang diterbitkan oleh Worldbank. Dengan pendekatan ini, kemiskinan dipandang sebagai ketidakmampuan dari sisi ekonomi untuk memenuhi kebutuhan dasar makanan dan bukan makanan yang diukur dari sisi pengeluaran. Penduduk dikategorikan sebagai penduduk miskin jika memiliki rata-rata pengeluaran per kapita per bulan di bawah garis kemiskinan.

Data persentase penduduk miskin Perkotaan dan Perdesaan dipublikasikan setiap maret dan September

(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Kecantikan Kota Bukit Tinggi | 2024)

Berdasarkan wilayah, jumlah penduduk miskin berkurang 439,12 ribu jiwa pada September 2025 dibanding Maret 2025 dan lebih rendah dibanding September 2024. Adapun Jumlah penduduk miskin di perkotaan berkurang 25,75 ribu menjadi 439,12 ribu jiwa per September 2025.

Kondisi kemiskinan di DKI Jakarta ini diperhitungkan berdasarkan garis kemiskinan makanan dan non-makanan yang tercatat sebesar Rp.852,77 ribu per kapita/bulan. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), garis kemiskinan terbaru ini dengan rincian, Rp.622,17 ribu per kapita/bulan untuk kebutuhan makanan dan Rp.275,59 ribu per kapita/bulan untuk kebutuhan non-makanan.

Data Pasar

Macro update by
12 June 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
PDB ADHK (Q1) 3.447,70 -0.77
Nilai Tukar USDIDR 17.944 -0.04
Neraca perdagangan (Apr) 89,10 -97.32
Ekspor Migas (Apr) 1,16 -9.81
Impor Migas (Apr) 4,60 +45.09
Ekspor (Apr) 25,30 +12.32
Impor (Apr) 25,21 +31.28
Kunjungan Wisman (Apr) 1,25 +14.75
Inflasi yoy (Mei) 3,08% +0.66
Inflasi mom (Mei) 0,28% +0.15
Persentase kemiskinan (Des) 7,50% -0.75
NTP (Mei) 113,79 +1.34

Data Populer

Loading...