Jumlah pekerja di Kota Subulussalam dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan. Secara historis, tahun 2023 tercatat 42.214 pekerja, pada 2024 kemudian meningkat menjadi 44.058 pekerja dan untuk 2025 tercatat sebanyak 45.665 pekerja.
Data penduduk yang bekerja ini dihasilkan dari survei sakernas tahunan yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Definisi penduduk yang bekerja dalam metode survei sakernas di definisikan seperti berikut. Penduduk adalah mereka yang telah berusia 15 tahun ke atas.
(Baca: Persentase Pengangguran 2025 di Kabupaten Banggai 3,07%)
Arti penduduk yang bekerja yakni mereka yang melakukan pekerjaan dengan maksud memperoleh atau membantu memperoleh penghasilan atau keuntungan paling sedikit selama satu jam dalam seminggu terakhir. Bekerja selama satu jam tersebut harus dilakukan berturut-turut dan tidak terputus.
Sementara itu, BPS merilis tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kota Subulussalam mencapai 4,87% pada 2025. Angka ini berkurang 0,25% dibandingkan Desember 2024 yang tercatat 5,12%. Sementara, dibandingkan dengan Desember 2023, angkanya turun 0,82%.
Pengurangan data tingkat pengangguran terbuka (TPT) tahun ini bisa tergambar dari kondisi jumlah angkatan kerja dan jumlah penduduk yang bekerja. Jumlah angkatan kerja di Kota Subulussalam mengalami trend kenaikan dalam 17 tahun terakhir. Namun sebaliknya, kondisi pasca covid dalam enam tahun terakhir, jumlah angkatan kerja dalam tren naik. Tercatat pada tahun 2023 jumlah angkatan kerja sebanyak 44.762 pekerja, kemudian jumlahnya naik dari tahun sebelumnya sebanyak 757 pekerja menjadi 47.191 pekerja pada tahun 2025.
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 156 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2025 yakni 4,2%.
Berkurangnya data tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kota Subulussalam tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi di wilayah ini yang juga terus meningkat di tahun 2024. Perekonomian di wilayah ini pada 2024 lalu tercatat 4,12 persen. Sebelumnya pada 2023 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 4,06 persen.
Data Kependudukan di Kota Subulussalam:
Jumlah penduduk di Kota Subulussalam tercatat 105,55 ribu jiwa data per 2024. Angka ini bertambah dibanding 2023 dan lebih tinggi dibanding Desember 2021. Selama lima tahun terakhir, rata-rata pertumbuhan tahunan (CAGR) jumlah penduduk di wilayah ini sebesar 5,64%. Pertumbuhan ini lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan lima tahun sebelumnya yang tercatat 1,77%.
Menurut nominalnya dibandingkan dengan wilayah lain se-provinsi Aceh, kabupaten/kota ini berada di urutan 20, sementara jika dilihat menurut pulau, kabupaten/kota ini berada di urutan 139.
(Baca: Persentase Pengangguran 2025 di Kota Metro 3,55%)
Berikut ini jumlah penduduk menurut umur di Kota Subulussalam pada Juni 2024 bersumber dari publikasi BPS :
- Umur 0-4 tahun 10,29 ribu jiwa (9,75%)
- Umur 5-9 tahun 12,48 ribu jiwa (11,82%)
- Umur 10-14 tahun 11,47 ribu jiwa (10,87%)
- Umur 15-19 tahun 9,71 ribu jiwa (9,2%)
- Umur 20-24 tahun 10,35 ribu jiwa (9,8%)
- Umur 25-29 tahun 10,22 ribu jiwa (9,69%)
- Umur 30-34 tahun 8,14 ribu jiwa (7,71%)
- Umur 35-39 tahun 7,75 ribu jiwa (7,35%)
- Umur 40-44 tahun 6,99 ribu jiwa (6,62%)
- Umur 45-49 tahun 5,33 ribu jiwa (5,05%)
- Umur 50-54 tahun 4,38 ribu jiwa (4,14%)
- Umur 55-59 tahun 3,12 ribu jiwa (2,96%)
- Umur 60-64 tahun 2,2 ribu jiwa (2,08%)
- Umur 65-69 tahun 1,36 ribu jiwa (1,28%)
- Umur 70-74 tahun 0,87 ribu jiwa (0,82%)
- Umur lebih dari 75 tahun 0,91 ribu jiwa (0,86%)