Produk domestik bruto (PDRB) harga berlaku (ADHB) di Kabupaten Jombang, pada 2024 mencapai Rp53,9 juta. PDRB di kabupaten/kota ini tumbuh 5,15% dibandingkan dengan tahun sebelumnya Rp49,98 juta .
Dibandingkan dengan masa pandemi covid pada tahun 2020, pertumbuhan ekonomi di wilayah ini terlihat lebih tinggi. Sebelumnya pertumbuhan pada akhir tahun 2021 pasca covid tercatat mencapai 3,24%.
(Baca: PDRB ADHB di Kota Subulussalam Menurut Sektor pada 2024)
Menurut publikasi BPS, dengan total penduduk yang mencapai 1,37 juta jiwa, PDRB per kapita di wilayah ini tercatat Rp39.553 ribu/kapita/tahun. PDRB per kapita ini secara nasional berada di urutan 335.
Dari 17 sektor yang mendorong pergerakan ekonomi di kabupaten/kota ini, sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor menjadi unggulan.
Sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor di Kabupaten Jombang merupakan sektor andalan dan menyumbang kontribusi terbesar PDRB pada 2024 lalu dengan nilai mencapai Rp12,75 jutajuta. PDRB ini tumbuh 4,55% dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang tercatat Rp11,98 jutajuta.
Kemudian sektor industri pengolahan tumbuh 6,65% menjadi Rp11,99 jutajuta, sektor pertanian, kehutanan dan perikanan dengan PDRB Rp9,37 jutajuta (0,86%).
(Baca: Sektor Utama Penggerak Perekonomian di Kabupaten Sumbawa pada 2024)
Sektor terakhir memberikan kontribusi di urutan lima besar adalah informasi dan komunikasi dengan PDRB Rp3,46 jutajuta. Sektor ini tercatat tumbuh 7,64% dibandingkan capaian tahun sebelumnya dengan angka Rp3,18 jutajuta.
Distribusi PDRB di Kabupaten Jombang pada 2024
Menurut tingkat distribusinya, sektor utama yang menyumbang pertumbuhan terbesar PDRB di Kabupaten Jombang ini adalah sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor dengan kontribusi mencapai 24,25%. Sektor lainnya diurutan lima besar adalah sektor industri pengolahan, sektor pertanian, kehutanan dan perikanan, sektor konstruksi, dan sektor informasi dan komunikasi.
Sedangkan untuk sektor dengan distribusi terkecil adalah Sektor Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial,Sektor Pertambangan dan Penggalian,Sektor Jasa Perusahaan,Sektor Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang dan Sektor Pengadaan Listrik dan Gas.