Jumlah pekerja di Kota Kediri mengalami trend kenaikan dalam 15 tahun terakhir. Namun sebaliknya, kondisi pasca covid dalam lima tahun terakhir, jumlah pekerja dalam tren naik. Tercatat pada tahun 2022 jumlah pekerja sebanyak 156,64 ribu pekerja kemudian jumlahnya naik menjadi 159,43 ribu pekerja pada tahun 2024.
Data penduduk yang bekerja ini dihasilkan dari survei sakernas tahunan yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Definisi penduduk yang bekerja dalam metode survei sakernas di definisikan seperti berikut. Penduduk adalah mereka yang telah berusia 15 tahun ke atas.
(Baca: Jumlah Penduduk Bekerja di Kabupaten Samosir 85.535 dan Angka Pengangguran 0,89%)
Arti penduduk yang bekerja yakni mereka yang melakukan pekerjaan dengan maksud memperoleh atau membantu memperoleh penghasilan atau keuntungan paling sedikit selama satu jam dalam seminggu terakhir. Bekerja selama satu jam tersebut harus dilakukan berturut-turut dan tidak terputus.
Sementara itu, BPS merilis tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kota Kediri mencapai 3,91% pada 2024. Angka ini berkurang 0,15% dibandingkan Desember 2023 yang tercatat 4,06%. Sementara, dibandingkan dengan Desember 2022, angkanya turun 0,47%.
Pengurangan data tingkat pengangguran terbuka (TPT) tahun ini bisa tergambar dari kondisi jumlah angkatan kerja dan jumlah penduduk yang bekerja. Jumlah angkatan kerja di Kota Kediri dalam tiga tahun terakhir menurun. Secara historis, tahun 2022 tercatat 163,82 ribu pekerja, pada 2023 kemudian meningkat menjadi 166,32 ribu pekerja dan untuk 2024 tercatat sebanyak 165,92 ribu pekerja.
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 245 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2024 yakni 4,1%.
Turunnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kota Kediri tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi yang naik signifikan di tahun 2024. Perekonomian di wilayah ini pada 2024 lalu tercatat 3,43 persen. Sebelumnya pada 2023 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 1,92 persen.
Data Kependudukan di Kota Kediri:
Jumlah penduduk di Kota Kediri tercatat 300,46 ribu jiwa data per 2024. Dalam tiga tahun terakhir, jumlah penduduk terus mengalami kenaikan. Dibandingkan dengan lima tahun sebelumnya, rata-rata pertumbuhan tahunan (CAGR) wilayah ini tercatat lebih tinggi. Adapun pertumbuhan lima tahun terakhir, tercatat diangka 0,89%.
Menurut nominalnya dibandingkan dengan wilayah lain se-provinsi Jawa Timur, kabupaten/kota ini berada di urutan 32, sementara menurut pulau, kabupaten/kota ini ada di urutan 108.
Data BPS 2024, 198,02 ribu atau sekitar 65,91% penduduk di Kota Kediri adalah kelompok produktif yang berusia 15-59 tahun. Adapun 20,9% dari total penduduk atau sekitar 62.802 adalah anak-anak (usia 0-14 tahun) dan 13,19% lainnya adalah penduduk dengan usia lebih dari 60 tahun.
(Baca: Persentase Pengangguran 2024 di Kota Tasikmalaya 6,49%)
Berikut ini jumlah penduduk menurut umur di Kota Kediri pada Juni 2024 bersumber dari publikasi BPS :
- Umur 0-4 tahun 16,41 ribu jiwa (5,46%)
- Umur 5-9 tahun 21,66 ribu jiwa (7,21%)
- Umur 10-14 tahun 24,73 ribu jiwa (8,23%)
- Umur 15-19 tahun 25,22 ribu jiwa (8,39%)
- Umur 20-24 tahun 23,96 ribu jiwa (7,98%)
- Umur 25-29 tahun 21,81 ribu jiwa (7,26%)
- Umur 30-34 tahun 20,39 ribu jiwa (6,79%)
- Umur 35-39 tahun 20,61 ribu jiwa (6,86%)
- Umur 40-44 tahun 25,44 ribu jiwa (8,47%)
- Umur 45-49 tahun 22,5 ribu jiwa (7,49%)
- Umur 50-54 tahun 19,71 ribu jiwa (6,56%)
- Umur 55-59 tahun 18,37 ribu jiwa (6,11%)
- Umur 60-64 tahun 14,18 ribu jiwa (4,72%)
- Umur 65-69 tahun 11,25 ribu jiwa (3,75%)
- Umur 70-74 tahun 6,76 ribu jiwa (2,25%)
- Umur lebih dari 75 tahun 7,45 ribu jiwa (2,48%)