- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
International Monetary Fund (IMF) mencatat PDB Paritas Daya Beli (PPP) Lithuania tahun 2024 sebesar 0,5 unit, sama dengan tahun 2023 namun mengalami peningkatan sebesar 1,01% dibandingkan nilai sebelumnya pada tahun tersebut. Dalam tiga tahun terakhir (2022-2024), pertumbuhan PDB PPP menunjukkan pola peningkatan yang melambat: tahun 2022 mengalami lonjakan tajam sebesar 8,53%, tahun 2023 tumbuh 5,1%, dan tahun 2024 hanya 1,01%. Nilai 2024 berada di atas rata-rata lima tahun terakhir (0,466 unit) dan rata-rata sepuluh tahun terakhir (0,45 unit), menunjukkan peningkatan performa ekonomi yang signifikan sejak tahun 2022.
Satuan unit dalam data yang disajikan di artikel ini merupakan hasil perhitungan IMF atas nilai PDB harga berlaku mata uang nasional Lithuania terhadap dolar internasional. Dalam Publikasinya, IMF menyebutkan perhitungan digunakan untuk tujuan penyusunan komposit kelompok negara. Data yang dihasilkan ini dikatakan bukan sebagai sumber utama penyajian data paritas daya beli (PPP).
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kabupaten Blora | 2004 - 2024)
Pertumbuhan tertinggi PDB PPP Lithuania terjadi pada tahun 2022 dengan 8,53%, yang merupakan lonjakan terbesar dalam sepuluh tahun terakhir, karena rata-rata pertumbuhan tahunan sebelum 2022 hanya sekitar 1,1%. Pertumbuhan terendah terjadi pada tahun 2019 dengan kontraksi sebesar 3,36%, di mana nilai PDB PPP turun dari 0,45 unit pada 2018 menjadi 0,43 unit pada 2019. Kontraksi tahun 2019 merupakan anomali karena sebagian besar tahun antara 2015-2021 mengalami pertumbuhan positif antara 0% hingga 2,31%.
Secara peringkat regional di Eropa, Lithuania tetap berada di peringkat 37 pada tahun 2024, sama dengan tahun 2023 dan periode 2021-2023. Peringkat ini tidak mengalami perubahan karena performa PDB PPP Lithuania tidak mampu menyalip negara-negara di atasnya atau tidak tertinggal oleh negara di bawahnya dalam satu tahun terakhir.
(Baca: PDB Paritas Daya Beli (PPP) Nigeria 2015 - 2024)
IMF memproyeksikan PDB PPP Lithuania akan meningkat secara bertahap dari 0,5 unit pada 2024 menjadi 0,515 unit pada tahun 2030. Pertumbuhan tahunan proyeksi berkisar antara 0,2% (tahun 2025 dan 2026) hingga 0,78% (tahun 2030), menunjukkan peningkatan stabil yang tidak signifikan dibandingkan nilai terakhir tahun 2024. Proyeksi ini menunjukkan kondisi ekonomi Lithuania akan tetap membaik secara perlahan tanpa ada lonjakan atau kontraksi yang tajam.
Dibandingkan dengan lima negara teratas di Eropa berdasarkan PDB PPP, Lithuania berada jauh di belakang: Iceland (peringkat 1), Serbia (2), Albania (3), North Macedonia (4), dan Republik Ceko (5). Lithuania berada di peringkat 37, satu peringkat di bawah Latvia (peringkat 36) pada tahun 2024, menunjukkan posisi ekonomi Lithuania masih sedikit ketinggalan dari tetangganya yang berada di wilayah Baltik.