Dapatkan akses instan ke artikel “2016-2017, Daya Saing Indonesia Turun 4 Peringkat”.
Rp10.000
Kami menerima pembayaran berikut:
Beberapa metode pembayaran masih dalam proses aktivasi.
Top 50 Daya Saing Menurut Negara
:[/] [bold]
:[/] [bold]
Nama Data
Nilai
Filipina
4,36
Kazakhstan
4,41
Latvia
4,45
Bahrain
4,47
Afrika Selatan
4,47
Portugal
4,48
Mauritius
4,49
Italia
4,5
Federasi Rusia
4,51
Panama
4,51
Indonesia
4,52
Malta
4,52
Kuwait
4,53
Azerbaijan
4,55
Polandia
4,56
Lithuania
4,6
Thailand
4,64
Chili
4,64
Spanyol
4,68
Republik Ceko
4,72
Estonia
4,78
Arab Saudi
4,84
Cina
4,95
Islandia
4,96
Korea Selatan
5,03
Malaysia
5,16
Irlandia
5,18
Israel
5,18
Australia
5,19
Luksemburg
5,2
Prancis
5,2
Austria
5,22
Qatar
5,23
Belgia
5,25
Uni Emirat Arab
5,26
Kanada
5,27
Taiwan
5,28
Selandia Baru
5,31
Denmark
5,35
Finlandia
5,44
Norwegia
5,44
Jepang
5,48
Hong Kong
5,48
Inggris
5,49
Swedia
5,53
Jerman
5,57
Belanda
5,57
Amerika Serikat
5,7
Singapura
5,72
Swiss
5,81
A Font Kecil
A Font Sedang
A Font Besar
Daya saing Indonesia 2016-2017 berada di peringkat 41 atau turun empat peringkat dibanding posisi tahun lalu yang berada di urutan 37. Seperti dimuat dalam Global Competitiveness Index, meski Indonesia telah banyak melakukan reformasi di berbagai sektor, namun secara performance empat negara lain berhasil menggeser posisi Indonesia. Negara tersebut yakni Malta, India, Kuwait dan Azerbaijan.
Beberapa indikator ekonomi Indonesia yang menjadi highligt World Economic Forum adalah produk domestik bruto Indonesia berada di peringkat 10, pilar ekonomi makro di peringkat 30 dan inovasi berada di peringkat 32.
>
Sektor keuangan disebutkan termasuk yang membaik, naik tujuh peringkat ke urutan 42. Ranking yang tercatat rendah adalah tentang kesehatan dan pendidikan, tenaga kerja, partisipasi perempuan dalam serikat pekerja, dan kesiapan teknologi.