Harga Perlengkapan, Peralatan dan Pemeliharaan Rutin Rumah Tangga di Kota Samarinda Bulan April Naik 1,18%
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Harga-harga komponen penyumbang inflasi tekstil rumah tangga di Kota Samarinda pada April lalu berada di angka 1,18%. Angka ini lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat -0,75%. Di antara 10 kelompok inflasi yang diukur di daerah ini, kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga menyumbang 2,9% inflasi daerah.
(Baca: Persentase Rumah Tangga yang Memiliki Akses terhadap Hunian Layak dan Terjangkau di Kep. Riau | 2025)
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan indeks harga konsumen (IHK) perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga di Kota Samarinda berada di level 104,01 pada April 2026, lebih tinggi dibanding bulan sebelumnya yang tercatat 102,8.
Bila dibandingkan dengan bulan yang sama tahun lalu, inflasi perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga telah turun 0,46% (year on year/yoy). Sementara jika dibandingkan dengan posisi awal tahun, harga-harga komponen penyumbang inflasi di Kota Samarinda telah mengalami pertumbuhan 0,42% (year to date/ytd).
Inflasi perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga ini merupakan yang tertinggi dibanding sub kelompok lainnya (data per April 2026).
(Baca: Nilai Ekspor Bahan Nabati dan Hewani Lainnya Provinsi Sulawesi Tengah Februari 2026)
Berikut ini inflasi subkelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga yang di ukur BPS per April di Kota Samarinda :
- Kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga 2,9%
- Kelompok peralatan dan perlengkapan perumahan dan kebun -0,11%
- Kelompok tekstil rumah tangga 1,18%
- Kelompok peralatan rumah tangga 0,03%
- Kelompok barang pecah belah dan peralatan makan minum 9,04%
- Kelompok furnitur, perlengkapan dan karpet 14,44%
- Kelompok barang dan layanan untuk pemeliharaan rumah tangga rutin 0,59%
Dibandingkan dengan 55 kabupaten/kota lain, inflasi perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga tertinggi terjadi di Indonesia sebesar 0,46% dengan IHK sebesar 104.87 dan terendah terjadi di Kabupaten Ketapang sebesar 0,63% dengan IHK sebesar 100.63. Sementara untuk Kota Samarinda ini menempati urutan 17.
Perkembangan inflasi umum nasional pada Maret 2025 sebesar 1,65% secara bulanan dan 2,42% secara tahunan. Meski tercatat lebih tinggi dibandingkan dengan inflasi bulanan sebelumnya, tingkat inflasi bulanan ini masih lebih tinggi dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang tercatat sebesar 1,95%.
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| PDB ADHK (Q1) | 3.447,70 | -0.77 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 18 | 0.00 | |
| Neraca perdagangan (Mar) | 3,32 | +160.82 | |
| Ekspor Migas (Mar) | 1,28 | +18.60 | |
| Impor Migas (Mar) | 3,17 | +58.74 | |
| Ekspor (Mar) | 22,53 | +1.62 | |
| Impor (Mar) | 19,21 | -8.08 | |
| Kunjungan Wisman (Feb) | 1,16 | -2.42 | |
| Inflasi yoy (Apr) | 2,42% | -1.06 | |
| Inflasi mom (Apr) | 0,13% | -0.28 | |
| Persentase kemiskinan (Des) | 7,50% | -0.75 | |
| NTP (Apr) | 112,29 | +0.43 |