Harga Makanan, Minuman dan Tembakau di Kota Lubuk Linggau Bulan Maret Naik 0,93%
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Harga-harga komponen penyumbang inflasi rokok dan tembakau di Kota Lubuk Linggau pada Maret lalu berada di angka 0,93%. Angka ini lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat 0,22%. Di antara sembilan kelompok inflasi yang diukur di daerah ini, kelompok makanan, minuman dan tembakau menyumbang 0,83% inflasi di Kota Lubuk Linggau.
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan indeks harga konsumen (IHK) makanan, minuman dan tembakau di Kota Lubuk Linggau berada di level 118,69 pada Maret 2026, lebih tinggi dibanding bulan sebelumnya yang tercatat 117,6.
Bila dibandingkan dengan bulan yang sama tahun lalu, inflasi makanan, minuman dan tembakau telah mencapai 4,76% (year on year/yoy). Sementara jika dibandingkan dengan posisi awal tahun, harga-harga komponen penyumbang inflasi di Kota Lubuk Linggau telah mengalami pertumbuhan 1,15% (year to date/ytd).
(Baca: BPS: Jumlah Penduduk Miskin di Lampung Turun 5,57%(Data Desember 2025))
Subkelompok inflasi ini mengalami peningkatan tertinggi di urutan kedua dibanding sub kelompok penyumbang inflasi lainnya.
Berikut ini inflasi subkelompok makanan, minuman dan tembakau yang di ukur BPS per Maret di Kota Lubuk Linggau :
- Kelompok rokok dan tembakau 0,93%
- Kelompok minuman yang tidak beralkohol 0,57%
- Kelompok makanan 0,83%
- Kelompok makanan, minuman dan tembakau 0,83%
Dibandingkan dengan 108 kabupaten/kota lain, inflasi makanan, minuman dan tembakau tertinggi terjadi di Indonesia sebesar 0,29% dengan IHK sebesar 123.29 dan terendah terjadi di Kabupaten Tanah Laut sebesar 0,41% dengan IHK sebesar 115.55. Sementara untuk Kota Lubuk Linggau ini menempati urutan 14.
Berikut ini 10 kabupaten/kota dengan inflasi subkelompok makanan, minuman dan tembakau tertinggi pada Maret 2026:
- Kabupaten Ngada 2,83%
- Kabupaten Jayawijaya 2,45%
- Kabupaten Sumenep 2,08%
- Kota Denpasar 1,76%
- Kabupaten Aceh Tamiang 1,76%
- Kabupaten Pandeglang 1,68%
- Kota Mataram 1,48%
- Kota Ternate 1,25%
- Kota Samarinda 1,19%
- Kota Bima 1,14%