Harga Perlengkapan, Peralatan dan Pemeliharaan Rutin Rumah Tangga di Kota Bandar Lampung Bulan Juni Naik 2,15%
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Harga-harga komponen penyumbang inflasi barang pecah belah dan peralatan makan minum di Kota Bandar Lampung pada Juni mencapai 2,15%. Angka ini lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat 1,07%. Di antara sembilan kelompok inflasi yang diukur di daerah ini, kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga menyumbang 1,21% inflasi daerah ini.
(Baca: Ekspor Produk Nabati Tertinggi Ada di Jawa Timur pada 2023)
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan indeks harga konsumen (IHK) perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga di Kota Bandar Lampung berada di level 110,7 pada Juni 2026, lebih tinggi dibanding bulan sebelumnya yang tercatat 108,37.
Bila dibandingkan dengan bulan yang sama tahun lalu, inflasi perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga telah mencapai 3,67% (year on year/yoy). Sementara jika dibandingkan dengan posisi awal tahun, harga-harga komponen penyumbang inflasi di Kota Bandar Lampung telah mengalami pertumbuhan 3,25% (year to date/ytd).
Subkelompok inflasi ini mengalami peningkatan tertinggi di urutan kedua dibanding sub kelompok penyumbang inflasi lainnya.
Berikut ini inflasi subkelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga yang di ukur BPS per Juni di Kota Bandar Lampung :
- Kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga 1,21%
- Kelompok tekstil rumah tangga 1,19%
- Kelompok peralatan rumah tangga 0,34%
- Kelompok barang pecah belah dan peralatan makan minum 2,15%
- Kelompok furnitur, perlengkapan dan karpet 3,04%
- Kelompok barang dan layanan untuk pemeliharaan rumah tangga rutin 1,05%
(Baca: 11,49% Penduduk di Kabupaten Banggai Kepulauan Masuk Kategori Miskin)
Dibandingkan dengan 61 kabupaten/kota lain, inflasi perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga tertinggi terjadi di Indonesia sebesar 0,21% dengan IHK sebesar 110.89 dan terendah terjadi di Kabupaten Mukomuko sebesar 3,1% dengan IHK sebesar 118,02. Sementara untuk Kota Bandar Lampung ini menempati urutan 13.
Inflasi (umum) bulan Juni 2026 di tingkat nasional sebesar 0,44% naik dari bulan sebelumnya (month to month/m-to-m). Jika dibandingkan dengan posisi awal tahun, inflasi umum nasional telah mencapai 1,95% (ytd) dan jika dibandingkan dengan posisi Juni 2025, telah terjadi inflasi sebesar 3,34% (yoy).
Poin Penting
- Inflasi kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga di Kota Bandar Lampung pada Juni 2026: 1,21% (month to month).
- Peringkat kelompok ini: kedua dari 9 kelompok pengeluaran yang diukur di Kota Bandar Lampung.
- Indeks Harga Konsumen (IHK) perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga di Kota Bandar Lampung: 110,7 pada Juni 2026.
- Secara nasional, inflasi subkelompok barang pecah belah dan peralatan makan minum tertinggi di Tanjung (12,69%) dan terendah di Jakarta (-1,11%).
- Sumber data: Badan Pusat Statistik (BPS) (4956), periode Juni 2026.
Inflasi 11 Kelompok Pengeluaran di Kota Bandar Lampung (Juni 2026)
| Peringkat | Kelompok Pengeluaran | Inflasi (m-to-m) |
|---|---|---|
| 1 | Transportasi | 1,81% |
| 2 | Perlengkapan, Peralatan dan Pemeliharaan Rutin Rumah Tangga | 1,21% |
| 3 | Kesehatan | 0,93% |
| 4 | Perumahan, Air, Listrik dan Bahan Bakar Rumah | 0,21% |
| 5 | Informasi, Komunikasi dan Jasa Keuangan | 0,2% |
| 6 | Makanan, Minuman dan Tembakau | 0,18% |
| 7 | Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya | 0,06% |
| 8 | Pakaian dan Alas Kaki | -0,07% |
| 9 | Rekreasi, Olahraga dan Budaya | -0,55% |
Rincian Inflasi Subkelompok Perlengkapan, Peralatan dan Pemeliharaan Rutin Rumah Tangga di Kota Bandar Lampung (Juni)
| Subkelompok | Inflasi (m-to-m) |
|---|---|
| Kelompok furnitur, perlengkapan dan karpet | 3,04% |
| Kelompok barang pecah belah dan peralatan makan minum | 2,15% |
| Kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga | 1,21% |
| Kelompok tekstil rumah tangga | 1,19% |
| Kelompok barang dan layanan untuk pemeliharaan rumah tangga rutin | 1,05% |
| Kelompok peralatan rumah tangga | 0,34% |
Perkembangan Inflasi Barang pecah belah dan peralatan makan minum di Kota Bandar Lampung (6 Bulan Terakhir)
| Periode | Inflasi (m-to-m) | Kondisi |
|---|---|---|
| Januari 2025 | 0,57% | Inflasi |
| Februari 2025 | 0,64% | Inflasi |
| Maret 2025 | -0,57% | Deflasi |
| Januari 2026 | 0,41% | Inflasi |
| April 2026 | 1,07% | Inflasi |
| Juni 2026 | 2,15% | Inflasi |
10 Kabupaten/Kota dengan Inflasi Barang pecah belah dan peralatan makan minum Tertinggi (Juni 2026)
| Peringkat | Kabupaten/Kota | Inflasi (m-to-m) |
|---|---|---|
| 1 | Tanjung | 12,69% |
| 2 | Kota Sorong | 7% |
| 3 | Kabupaten Pandeglang | 6,01% |
| 4 | Kota Madiun | 5,35% |
| 5 | Kota Bukit Tinggi | 5,28% |
| 6 | Kota Bengkulu | 5,21% |
| 7 | Kota Tarakan | 4,52% |
| 8 | Kabupaten Merauke | 3,91% |
| 9 | Kabupaten Dharmasraya | 3,5% |
| 10 | Kabupaten Mukomuko | 3,1% |
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Berapa inflasi kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga di Kota Bandar Lampung pada Juni 2026?
Inflasi kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga di Kota Bandar Lampung tercatat 1,21% secara bulanan (month to month) pada Juni 2026, dengan IHK di level 110,7.
Kelompok pengeluaran apa yang menyumbang inflasi tertinggi di Kota Bandar Lampung?
Pada Juni 2026, kelompok Transportasi mencatat inflasi bulanan tertinggi di Kota Bandar Lampung, yakni 1,81%.
Di kabupaten/kota mana inflasi barang pecah belah dan peralatan makan minum tertinggi secara nasional?
Inflasi subkelompok barang pecah belah dan peralatan makan minum tertinggi terjadi di Tanjung sebesar 12,69%, sedangkan terendah di Jakarta sebesar -1,11%.
Terakhir diperbarui: Kamis, 23 Juli 2026. Periode data terbaru: Juni 2026 (sumber: Badan Pusat Statistik (BPS)).
Sumber: Badan Pusat Statistik (BPS) (4956) — data inflasi subkelompok menurut kelompok pengeluaran, periode Juni 2026. Diakses pada Kamis, 23 Juli 2026.
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Inflasi yoy (Jun) | 3,34% | +0.26 | |
| Inflasi mom (Jun) | 0,44% | +0.16 | |
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Persentase kemiskinan (Des) | 7,50% | -0.75 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 18.059 | +0.08 | |
| PDB ADHK (Q1) | 3.447,70 | -0.77 | |
| Ekspor Migas (Mei) | 758,10 | -34.38 | |
| Neraca perdagangan (Mei) | -1,61 | -1,907.18 | |
| Impor Migas (Mei) | 4,51 | -1.82 | |
| Ekspor (Mei) | 23,20 | -8.30 | |
| Impor (Mei) | 24,81 | -1.59 | |
| Kunjungan Wisman (Mei) | 1,38 | +10.69 | |
| NTP (Jun) | 114,65 | +0.76 |