Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat persentase penduduk miskin Kabupaten Barito Kuala Kalimantan Selatan tahun 2025 berada di angka 4,31 persen. Nilai ini sedikit turun dibanding tahun sebelumnya yang tercatat 4,36 persen, dengan penurunan sebesar 1,15 persen. Jumlah penduduk miskin wilayah ini tercatat 13.970 jiwa, berkurang 70 jiwa dari tahun sebelumnya.
(Baca: Harga Tembaga Turun Tiga Hari Berurutan)
Data historis sejak 2004 menunjukkan angka kemiskinan wilayah ini pernah mencapai titik tertinggi pada tahun 2006 sebesar 9,07 persen, sedangkan angka terendah tercatat pada tahun 2025 ini. Pertumbuhan angka kemiskinan tertinggi terjadi pada tahun 2006 sebesar 27,75 persen, dan penurunan terbesar terjadi tahun 2009 sebesar 21,87 persen.
Sepanjang periode 2004-2025, peringkat persentase kemiskinan Kabupaten Barito Kuala di tingkat Indonesia bergeser dari peringkat 372 pada tahun 2004 menjadi peringkat 464 pada tahun 2025. Rata-rata persentase kemiskinan 3 tahun terakhir sebesar 4,42 persen, lebih rendah dibanding rata-rata 5 tahun terakhir yang mencapai 4,62 persen.
Kota Banjar Baru
Berada di peringkat 491 se-Indonesia untuk persentase kemiskinan, wilayah ini mencatat angka kemiskinan 3,44 persen dengan penurunan sebesar 9,23 persen pada tahun terakhir. Garis kemiskinan berada di angka 814,29 ribu rupiah per kapita per bulan, dengan pendapatan per kapita masyarakat tercatat 55,62 juta rupiah per tahun yang tumbuh 4,76 persen. Jumlah penduduk miskin tercatat 10.270 jiwa.
Kota Banjarmasin
Peringkat 448 se-Indonesia untuk indikator persentase kemiskinan, wilayah ini mencatat angka 4,52 persen dengan penurunan sedikit sebesar 1,31 persen tahun terakhir. Garis kemiskinan mencapai 752,09 ribu rupiah per kapita per bulan, pendapatan per kapita tercatat 73,75 juta rupiah per tahun tumbuh 8 persen. Jumlah penduduk miskin tercatat 33.160 jiwa, nilai tertinggi diantara wilayah perbandingan.
(Baca: PDRB ADHK Sektor Jasa Pertanian dan Perburuan di Maluku Utara | 2025)
Kabupaten Hulu Sungai Selatan
Memegang peringkat 500 se-Indonesia untuk persentase kemiskinan dengan angka 3,12 persen, penurunan sebesar 7,69 persen tercatat pada tahun terakhir. Garis kemiskinan wilayah ini sebesar 598,55 ribu rupiah per kapita per bulan, pendapatan per kapita tercatat 43,97 juta rupiah per tahun tumbuh 6,08 persen. Jumlah penduduk miskin tercatat 7.550 jiwa.
Kabupaten Kota Baru
Peringkat 458 se-Indonesia untuk persentase kemiskinan dengan catatan angka 4,39 persen, penurunan sedikit 1,35 persen terjadi pada periode terakhir. Garis kemiskinan wilayah ini sebesar 603,60 ribu rupiah per kapita per bulan, pendapatan per kapita tercatat 115,05 juta rupiah per tahun tumbuh 6,52 persen. Jumlah penduduk miskin tercatat 15.890 jiwa.
Kabupaten Tanah Bumbu
Berada di peringkat 499 se-Indonesia untuk persentase kemiskinan, angka kemiskinan wilayah ini tercatat 3,13 persen dengan penurunan sebesar 8,21 persen tahun terakhir. Garis kemiskinan sebesar 660,03 ribu rupiah per kapita per bulan, pendapatan per kapita mencapai 110,38 juta rupiah per tahun tumbuh 5,83 persen. Jumlah penduduk miskin tercatat 13.810 jiwa.
Kabupaten Balangan
Peringkat 444 se-Indonesia untuk indikator persentase kemiskinan dengan angka tercatat 4,64 persen, penurunan sebesar 4,72 persen terjadi pada tahun terakhir. Garis kemiskinan wilayah ini sebesar 544,17 ribu rupiah per kapita per bulan, pendapatan per kapita mencapai 163,76 juta rupiah per tahun tumbuh 3,92 persen. Jumlah penduduk miskin tercatat 6.420 jiwa.