Inflasi Bulanan Umum Indonesia Juni 2026 0,44%, Kumulatif 1,80% Sejak Januari
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Terakhir diperbarui: 23 Juli 2026. Periode data terbaru: Juni 2026 (Indeks Harga Konsumen, Badan Pusat Statistik).
Inflasi umum Indonesia tercatat 0,44% secara bulanan (month-to-month) pada Juni 2026. Angka itu berada pada peringkat ke-6 tertinggi dari 36 bulan terakhir. Secara kumulatif sepanjang tahun berjalan (year to date), harga di kelompok ini naik 1,80% sejak Januari 2026. Dalam setahun terakhir, umum naik 3,36%.
Ringkasan inflasi umum Juni 2026
- Inflasi bulanan (m-to-m) umum Juni 2026: 0,44% (inflasi).
- Posisi historis: peringkat ke-6 tertinggi dari 36 bulan terakhir.
- Kumulatif tahun berjalan (Januari–Juni 2026): 1,80%, periode sama tahun lalu 1,38%.
- Perubahan setahun terakhir (12 bulan): 3,36%.
Berapa inflasi umum pada Juni 2026?
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kabupaten Barito Kuala | 2004 - 2025)
Inflasi umum Indonesia pada Juni 2026 sebesar 0,44% secara bulanan (month-to-month), artinya harga rata-rata barang dan jasa di kelompok ini naik 0,44% dibandingkan bulan sebelumnya. Angka ini lebih tinggi dibandingkan Mei 2026 yang tercatat 0,28%. Kelompok ini mencakup seluruh 11 kelompok pengeluaran yang membentuk Indeks Harga Konsumen.
Apakah inflasi umum Juni 2026 tertinggi dalam tiga tahun terakhir?
Belum. Angka 0,44% menempati peringkat ke-6 tertinggi dari 36 bulan terakhir. Rekor tiga tahun terakhir masih dipegang Maret 2025 dengan 1,65%.
Sebagai pembanding pola musiman, inflasi umum pada bulan yang sama tahun-tahun sebelumnya tercatat Juni 2023 0,14%, Juni 2024 -0,08%, Juni 2025 0,19%. Rata-ratanya 0,08%, sehingga angka Juni 2026 berada di atas kebiasaan musimannya.
Bagaimana inflasi umum sepanjang tahun berjalan (year to date)?
Dihitung kumulatif dari Januari hingga Juni 2026, harga di kelompok umum naik 1,80% (year to date). Pada periode yang sama tahun lalu, angkanya 1,38%, sehingga tekanan harga tahun ini lebih besar. Bila ditarik 12 bulan terakhir, akumulasi perubahan harganya 3,36%.
(Baca: PDRB Kabupaten Lombok Tengah 2025: Rp24,17 Triliun, Tumbuh 4,87 Persen)
Catatan pembacaan: angka kumulatif dihitung secara berantai (compounding) atas inflasi bulanan, bukan penjumlahan sederhana, sehingga konsisten dengan cara BPS menghitung inflasi tahun kalender.
Bagaimana inflasi umum dibandingkan kelompok pengeluaran lain?
Inflasi umum Juni 2026 sebesar 0,44% merupakan gabungan tertimbang dari 11 kelompok pengeluaran. Pada bulan ini, tekanan harga tertinggi datang dari kelompok Transportasi (2,29%), sedangkan yang terendah Pendidikan (0,07%).
| Kelompok pengeluaran | Inflasi bulanan (m-to-m, %) | Kumulatif tahun berjalan (ytd, %) | Setahun terakhir (%) |
|---|---|---|---|
| Transportasi | 2,29 | 3,76 | 4,65 |
| Perlengkapan dan Pemeliharaan Rutin Rumah Tangga | 0,45 | 1,43 | 1,44 |
| Informasi, Komunikasi, dan Jasa Keuangan | 0,28 | 1,35 | 1,26 |
| Kesehatan | 0,22 | 0,99 | 1,81 |
| Pakaian dan Alas Kaki | 0,21 | 0,94 | 1,04 |
| Makanan, Minuman, dan Tembakau | 0,20 | 1,97 | 4,66 |
| Penyedia Makanan dan Minuman/Restoran | 0,19 | 1,83 | 2,34 |
| Rekreasi, Olahraga, dan Budaya | 0,19 | 0,91 | 1,41 |
| Perumahan, Air, Listrik, dan Bahan Bakar Rumah Tangga | 0,12 | 0,77 | 1,05 |
| Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya | 0,10 | 2,97 | 10,09 |
| Pendidikan | 0,07 | 0,16 | 1,22 |
| Inflasi umum (gabungan) | 0,44 | 1,80 | 3,36 |
Bagaimana tren inflasi umum beberapa bulan terakhir?
Tabel berikut menyajikan enam bulan terakhir inflasi bulanan umum.
| Inflasi bulanan (%) | Jan 2026 | Feb 2026 | Mar 2026 | Apr 2026 | Mei 2026 | Jun 2026 |
|---|---|---|---|---|---|---|
| Umum | -0,15 | 0,68 | 0,41 | 0,13 | 0,28 | 0,44 |
Cara membaca angka inflasi bulanan
Inflasi bulanan (month-to-month, m-to-m) mengukur perubahan Indeks Harga Konsumen (IHK) suatu bulan terhadap bulan sebelumnya. Angka positif berarti inflasi (harga rata-rata naik), angka negatif berarti deflasi (harga rata-rata turun). Inflasi umum adalah gabungan tertimbang 11 kelompok pengeluaran, dengan bobot mengikuti pola konsumsi rumah tangga hasil Survei Biaya Hidup, sehingga kelompok yang porsi belanjanya besar berpengaruh lebih kuat terhadap angka umum.
Sumber: Badan Pusat Statistik (BPS), Indeks Harga Konsumen, diolah Databoks. Periode data: Januari 2020–Juni 2026. Diakses 23 Juli 2026.
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Inflasi yoy (Jun) | 3,34% | +0.26 | |
| Inflasi mom (Jun) | 0,44% | +0.16 | |
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Persentase kemiskinan (Des) | 7,50% | -0.75 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 18 | -0.02 | |
| PDB ADHK (Q1) | 3.447,70 | -0.77 | |
| Ekspor Migas (Mei) | 758,10 | -34.38 | |
| Neraca perdagangan (Mei) | -1,61 | -1,907.18 | |
| Impor Migas (Mei) | 4,51 | -1.82 | |
| Ekspor (Mei) | 23,20 | -8.30 | |
| Impor (Mei) | 24,81 | -1.59 | |
| Kunjungan Wisman (Mei) | 1,38 | +10.69 | |
| NTP (Jun) | 114,65 | +0.76 |