Menurut laporan Badan Pusat Statistik (BPS), produk domestik bruto (PDB) Indonesia atas dasar harga berlaku mencapai Rp23,82 kuadriliun pada 2025.
Angka PDB ini menggambarkan nilai seluruh barang dan jasa yang dihasilkan berbagai kegiatan ekonomi di Indonesia sepanjang tahun tersebut.
(Baca: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Sedikit Menguat pada 2025)
Jika ditinjau berdasarkan lapangan usaha, PDB Indonesia terutama ditopang oleh sektor industri pengolahan.
Pada 2025, industri pengolahan menghasilkan PDB harga berlaku Rp4,54 kuadriliun, setara 19% dari total PDB nasional.
Sektor usaha lain yang berkontribusi besar untuk perekonomian Indonesia adalah perdagangan besar-eceran dan reparasi kendaraan; serta sektor pertanian, kehutanan dan perikanan; dengan kontribusi masing-masing sekitar 13%.
Jika digabung, tiga sektor tersebut menghasilkan PDB harga berlaku Rp10,8 kuadriliun, setara 45% atau hampir separuh dari total PDB nasional.
Berikut daftar lengkap PDB harga berlaku per lapangan usaha Indonesia pada 2025, diurutkan dari yang terbesar:
- Industri pengolahan: Rp4,54 kuadriliun (19,07% dari total PDB nasional)
- Perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan motor: Rp3,14 kuadriliun (13,17%)
- Pertanian, kehutanan, perikanan: Rp3,12 kuadriliun (13,10%)
- Konstruksi: Rp2,34 kuadriliun (9,83%)
- Pertambangan dan penggalian: Rp2,08 kuadriliun (8,75%)
- Transportasi dan pergudangan: Rp1,47 kuadriliun (6,16%)
- Informasi dan komunikasi: Rp1,05 kuadriliun (4,40%)
- Jasa keuangan dan asuransi: Rp979,70 triliun (4,11%)
- Administrasi pemerintahan, pertahanan, dan jaminan sosial wajib: Rp715,10 triliun (3,00%)
- Jasa pendidikan: Rp666,90 triliun (2,80%)
- Penyediaan akomodasi, makanan, dan minuman: Rp639,00 triliun (2,68%)
- Real estat: Rp534,80 triliun (2,24 %)
- Jasa lainnya: Rp508,90 triliun (2,14%)
- Jasa perusahaan: Rp471,70 triliun (1,98%)
- Jasa kesehatan dan kegiatan sosial: Rp299,70 triliun (1,26%)
- Pengadaan listrik dan gas: Rp238,70 triliun (1,00%)
- Pengadaan air, pengelolaan sampah, limbah, dan daur ulang: Rp14,90 triliun (0,06%)
(Baca: Separuh Perekonomian Indonesia Berasal dari Pulau Jawa pada 2025)