Inflasi Kesehatan di Kota Malang Bulan April Sebesar 0,18%
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Biaya pengeluaran jasa rawat jalan di Kota Malang pada April mencapai 0,18%. Angka ini lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat 0,6%. Di antara 10 kelompok inflasi yang diukur di daerah ini, kelompok kesehatan menyumbang 0,28% inflasi daerah ini.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kota Mojokerto | 2004 - 2025)
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan indeks harga konsumen (IHK) kesehatan di Kota Malang berada di level 104,15 pada April 2026, lebih tinggi dibanding bulan sebelumnya yang tercatat 103,96.
Bila dibandingkan dengan bulan yang sama tahun lalu, inflasi kesehatan telah mencapai 1,04% (year on year/yoy). Sementara jika dibandingkan dengan posisi awal tahun, biaya pengeluaran di Kota Malang telah mengalami pertumbuhan 0,18% (year to date/ytd).
Hasil survei BPS, data per April 2026, 11 kelompok inflasi ini berada di urutan kelima di bandingkan sub kelompok lainnya.
Berikut ini inflasi subkelompok kesehatan yang di ukur BPS per April di Kota Malang :
- Kelompok obat-obatan dan produk kesehatan 0,52%
- Kelompok jasa rawat jalan 0,18%
- Kelompok kesehatan 0,28%
Dibandingkan dengan 14 kabupaten/kota lain, inflasi kesehatan tertinggi terjadi di Indonesia sebesar 0,05% dengan IHK sebesar 107.76 dan terendah terjadi di Kabupaten Tanah Laut sebesar 1,22% dengan IHK sebesar 103,6. Sementara untuk Kota Malang ini menempati urutan sembilan.
Inflasi (umum) bulan Maret 2025 di tingkat nasional sebesar 1,65% naik dari bulan sebelumnya (month to month/m-to-m). Jika dibandingkan dengan posisi awal tahun, inflasi umum nasional telah mencapai 1,22% (ytd) dan jika dibandingkan dengan posisi April 2025, telah terjadi inflasi sebesar 2,42% (yoy).