Waspada! Pagi Ini Gunung Semeru Kembali Erupsi (Minggu, 19 April 2026)
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Gunung Semeru di Jawa Timur kembali erupsi pada Minggu (19/4/2026) pukul 07.33 WIB. Dalam sepekan terakhir, Gunung Semeru sudah erupsi 53 kali.
Melansir informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati sekitar None meter di atas puncak atau None meter di atas permukaan laut.
Visual letusan tidak teramati. Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 milimeter dan durasi 110 detik.
(Baca: Banjir dan Karhutla, Bencana Terbanyak di Indonesia Sepanjang 2025)
Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Semeru di Level III (Siaga). Pengamatan kegempaan pada 19 April 2026 pukul 00.00-06.00 WIB menunjukkan terjadi 13 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 11-22 milimeter dan lama gempa 83-159 detik.
Kemudian, 5 kali gempa hembusan dengan amplitudo 3-7 milimeter dan lama gempa 56-69 detik serta 1 kali harmonik dengan amplitudo 2 milimeter dan lama gempa 220 detik.
PVMBG menghimbau tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 kilometer dari puncak (pusat erupsi). Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak.
Selama tahun 2026, MAGMA Indonesia telah merekam 1.554 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur paling banyak erupsi dengan 828 kali letusan.
(Baca: 295 Orang Meninggal karena Banjir dan Longsor di Sumut, Ini Sebarannya (4 Desember 2025))