Gunung Ili Lewotolok Kembali Erupsi Pagi Ini (Senin, 19 Januari 2026)

1
Irfan Fadhlurrahman 19/01/2026 06:33 WIB
Image Loader
Memuat...
4 Gunung Api di Indonesia dengan Jumlah Letusan/Erupsi Terbanyak Sepanjang 2024
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Gunung Ili Lewotolok di Nusa Tenggara Timur kembali erupsi pada Senin (19/1/2026) pukul 06.18 WITA. Dalam sepekan terakhir, Gunung Ili Lewotolok hanya sekali erupsi.

Berdasarkan informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati mencapai 400 meter di atas puncak (1.823 meter di atas permukaan laut).

Kolom abu teramati berwarna putih, kelabu hingga hitam dengan intensitas sedang ke arah timur. Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 19 milimeter dan durasi 48 detik.

(Baca: Negara dengan Gunung Berapi Aktif Terbanyak di Dunia, Indonesia Pertama)

Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Ili Lewotolok di Level III (Siaga). Pengamatan kegempaan pada 19 Januari 2026 pukul 00.00-06.00 WITA menunjukkan terjadi 96 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 20,1-38 milimeter dan lama gempa 31-103 detik.

Kemudian, 102 kali gempa hembusan dengan amplitudo 2,8-20 milimeter dan lama gempa 29-56 detik serta 4 kali tremor non-harmonik dengan amplitudo 3-15,8 milimeter dan lama gempa 118-172 detik.

PVMBG menghimbau masyarakat di sekitar Gunung Ili Lewotolok maupun pengunjung/pendaki/wisatawan agar tidak memasuki dan tidakmelakukan aktivitas didalam wilayah radius 3 kilometer daripusat aktivitas Gunung Ili Lewotolok.

Selama tahun 2026, MAGMA Indonesia telah merekam 265 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur paling banyak erupsi (150 kali letusan) sedangkan Gunung Ili Lewotolok erupsi 13 kali.

(Baca: Tren Letusan Gunung Berapi dalam Beberapa Tahun Terakhir)

Data Populer

Loading...