Angka Ketidakcukupan Konsumsi Pangan Penduduk Madiun Turun 9,17% pada 2025

1
Irfan Fadhlurrahman 21/09/2026 08:53 WIB
Image Loader
Memuat...
Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Kabupaten Madiun, Jawa Timur (2017-2025)
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, prevalensi ketidakcukupan pangan (Prevalence of Undernourishment/PoU) di Kabupaten Madiun, Jawa Timur sebesar 9,17% pada 2025.

Angka tersebut turun 1,8% dari tahun sebelumnya sebesar 10,97%, sedangkan dalam 5 tahun terakhir turun 1,54%.

Rata-rata PoU Indonesia sebesar 7,89% pada 2025. Berarti, PoU di Kabupaten Madiun lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata nasional.

Menurut Badan Pangan Nasional (Bapanas), PoU merupakan suatu kondisi seseorang, secara regular, mengkonsumsi jumlah makanan yang tidak cukup untuk memenuhi energi yang dibutuhkan untuk hidup normal, aktif, dan sehat.

Indikator tersebut dapat digunakan sebagai alat untuk melihat kondisi kerawanan pangan dan gizi.

Ini artinya, penduduk di Kabupaten Madiun yang mengkonsumsi makanan, tetapi kebutuhan energinya kurang, tidak sampai 9,17% dari total penduduk.

Dibandingkan dengan 37 kabupaten/kota lain di Provinsi Jawa Timur, PoU di Kabupaten Madiun ada di urutan ke-26. Wilayah dengan PoU terendah (urutan teratas) yakni Kota Surabaya (1,9%) dan tertinggi (urutan terakhir) yakni Kabupaten Situbondo (17,22%).

Berikut ini daftar PoU terendah di 10 kabupaten/kota Provinsi Jawa Timur pada 2025.

  1. Kota Surabaya: 1,9%
  2. Kota Batu: 2,94%
  3. Kabupaten Gresik: 3,51%
  4. Kota Probolinggo: 4,21%
  5. Kabupaten Sidoarjo: 4,28%
  6. Kabupaten Sumenep: 4,63%
  7. Kota Pasuruan: 5,08%
  8. Kabupaten Lamongan: 5,37%
  9. Kota Mojokerto: 5,38%
  10. Kota Malang: 5,4%

(Baca: Populasi Sapi Potong Indonesia Naik pada 2025, Ini Tren Sedekade Terakhir)

Data Pasar

Macro update by
21 September 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Inflasi yoy (Agu) 3,19% +0.31
Inflasi mom (Jul) -0,14% -0.58
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Persentase kemiskinan (Mar) 8,07% -0.18
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
Nilai Tukar USDIDR 17.749 -0.09
PDB ADHK (Q2) 3.576,20 +3.73
Neraca perdagangan (Jul) 121,90 -127.06
Ekspor Migas (Jul) 787,60 -26.07
Impor Migas (Jul) 3,77 -17.33
Ekspor (Jul) 26,22 +2.98
Impor (Jul) 26,09 +0.72
Kunjungan Wisman (Jul) 1,53 +9.99
NTP (Jul) 116,16 +1.32

Data Populer

Loading...