Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat persentase kemiskinan di Kabupaten Kaimana pada tahun 2024 sebesar 14,41%. Angka ini menunjukkan sedikit penurunan dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 14,57%. Dengan jumlah penduduk miskin mencapai 10.060 jiwa dari total populasi 64.140 jiwa, menunjukkan bahwa isu kemiskinan masih menjadi perhatian di wilayah ini.
Perkembangan kemiskinan di Kaimana menunjukkan dinamika yang menarik. Meskipun terjadi sedikit penurunan persentase kemiskinan turun 1,1%, jumlah penduduk miskin justru meningkat sebesar 1,62%. Secara peringkat nasional, Kaimana berada di posisi 107 dalam hal persentase kemiskinan. Dibandingkan dengan kabupaten lain di Papua Barat, Kaimana menunjukkan angka yang relatif moderat.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kota Pekalongan | 2004 - 2024)
Data historis kemiskinan Kaimana menunjukkan fluktuasi selama periode 2004-2024. Persentase kemiskinan tertinggi tercatat pada tahun 2006 sebesar 35,52%, sementara terendah pada tahun 2024 dengan 14,41%. Pertumbuhan angka kemiskinan tertinggi terjadi pada tahun 2006 sebesar 7,15%, dan pertumbuhan terendah pada tahun 2009 turun 30,75%. Dalam beberapa tahun terakhir, terlihat kecenderungan penurunan persentase kemiskinan, meskipun tidak konsisten. Dibandingkan rata-rata 3 tahun terakhir (2022-2024) sebesar 14,76%, angka saat ini lebih rendah. Namun, dibandingkan rata-rata 5 tahun terakhir (2020-2024) sebesar 15,16%, angka saat ini juga lebih rendah. Pada tahun 2004, Kaimana berada di peringkat 37 secara nasional, namun kini berada di peringkat 107, menunjukkan perbaikan posisi relatif.
Jika dibandingkan dengan kabupaten lain di Papua Barat yang memiliki persentase kemiskinan berdekatan, Kaimana menunjukkan posisi yang cukup baik. Kabupaten Fak Fak memiliki persentase kemiskinan 20,86%, Kabupaten Manokwari 18,45%, dan Kabupaten Manokwari Selatan 26,83%. Hal ini menempatkan Kaimana di antara kabupaten-kabupaten tersebut dalam hal tingkat kemiskinan.
Kabupaten Fak Fak
Kabupaten Fak Fak berada di urutan ke-52 secara nasional dalam hal persentase kemiskinan dengan angka 20,86%. Jumlah penduduk miskin di Fak Fak mencapai 17.670 jiwa, dengan penurunan tipis turun 0,95%. Fak Fak memiliki jumlah penduduk 92.850 jiwa. Pendapatan per kapita di Fak Fak mencapai Rp 69,98 juta per tahun, menempatkannya di peringkat 143 secara nasional. Garis kemiskinan di Fak Fak tercatat sebesar Rp 725 ribu per kapita per bulan. Pertumbuhan ekonomi di wilayah ini menunjukkan dinamika positif, dengan peningkatan jumlah penduduk sebesar 2,84%.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kabupaten Pakpak Bharat Periode 2004 - 2024)
Kabupaten Manokwari Selatan
Kabupaten Manokwari Selatan memiliki persentase kemiskinan tertinggi di antara tiga kabupaten, yaitu 26,83% dan berada di urutan ke-28 secara nasional. Jumlah penduduk miskin mencapai 7.640 jiwa, dengan penurunan turun 0,65%. Total penduduk Manokwari Selatan adalah 38.305 jiwa. Pendapatan per kapita di Manokwari Selatan adalah yang terendah di antara ketiganya, yaitu Rp 26,23 juta per tahun, berada di peringkat 454 secara nasional. Garis kemiskinan di Manokwari Selatan adalah Rp 734 ribu per kapita per bulan. Pertumbuhan ekonomi di kabupaten ini cukup stabil, dengan peningkatan jumlah penduduk sebesar 1,67%.
Kabupaten Manokwari
Kabupaten Manokwari memiliki persentase kemiskinan 18,45% dan berada di urutan ke-61 secara nasional. Jumlah penduduk miskin di Manokwari mencapai 33.290 jiwa, menunjukkan sedikit penurunan turun 0,18%. Jumlah penduduk Manokwari adalah yang tertinggi di antara ketiganya, yaitu 204.106 jiwa. Pendapatan per kapita di Manokwari adalah Rp 55,26 juta per tahun, berada di peringkat 220 secara nasional. Garis kemiskinan di Manokwari adalah yang tertinggi, yaitu Rp 803 ribu per kapita per bulan. Pertumbuhan ekonomi di Manokwari menunjukkan peningkatan jumlah penduduk sebesar 1,18%.