Kementerian LHK Deteksi 340 Titik Panas di Indonesia, Terbanyak di Kalimantan Timur (Kamis, 23 April 2026)

1
Irfan Fadhlurrahman 23/04/2026 11:47 WIB
Image Loader
Memuat...
10 Provinsi dengan Jumlah Titik Panas Terbanyak di Indonesia 24 Jam Terakhir
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Berdasarkan sistem pemantauan kebakaran hutan dan lahan SiPongi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), pemantauan 24 jam terakhir menunjukkan ada 340 titik panas (hotspot) terdeteksi di Indonesia. Jumlah titik panas ini bertambah 62 titik dibandingkan dengan periode sebelumnya.

Data tersebut merupakan hasil pencitraan satelit Terra/Aqua, SNPP, dan NOAA yang diakses pada Kamis (23/4/2026) pukul 11.47 WIB. Dari 340 titik panas terdeteksi, 4 titik dengan tingkat kepercayaan hotspot tinggi, 329 titik skala sedang, dan 7 titik skala rendah.

Tingkat kepercayaan hotspot terbagi menjadi 3 skala. Skala rendah memiliki rentang 0 - 29, skala sedang 30 - 79, dan skala tinggi 80 - 100. Semakin tinggi tingkat kepercayaan hotspot, semakin tinggi juga kemungkinan wilayah tertentu terjadi kebakaran hutan dan lahan.

(Baca: Jakarta dan Medan Kota Berpolusi Terburuk Dunia, Ini Tren Kualitas Udaranya)

Titik panas terdeteksi paling banyak berada di Kalimantan Timur sebanyak 74 titik. Sulawesi Tengah menempati posisi kedua jumlah titik panas terbanyak dengan 69 titik. Sulawesi Selatan berada di posisi ketiga sebanyak 34 titik panas.

Sebanyak 32 titik panas terdeteksi di Maluku Utara, Sulawesi Tenggara menyusul dengan 28 titik panas, serta Kalimantan Selatan dan Maluku masing-masing memiliki 17 dan 13 titik panas terdeteksi.

Titik panas merupakan titik koordinat suatu daerah yang memiliki temperatur permukaan lebih tinggi dibandingkan sekitarnya, dan bukan jumlah kejadian kebakaran hutan dan lahan.

Namun, banyaknya jumlah titik panas dan bergerombol pada suatu wilayah mengindikasikan adanya kejadian kebakaran hutan dan lahan. Artinya, data titik panas hasil deteksi satelit penginderaan jauh masih paling efektif dalam memantau kebakaran hutan dan lahan untuk wilayah yang luas.

(Baca: Jatibening Masuk ke Daftar 15 Daerah dengan Kualitas Udara Terbaik di Indonesia per September 2023)

Data Populer

Loading...